Petugas mencari korban di tengah bangunan yang hancur akibat ledakan pipa gas di Hubei, Tiongkok pada 13 Juni 2021. (CNS / AFP)
Petugas mencari korban di tengah bangunan yang hancur akibat ledakan pipa gas di Hubei, Tiongkok pada 13 Juni 2021. (CNS / AFP)

Pencarian Korban Ledakan Pipa Gas di Tiongkok Berlanjut

Internasional Tiongkok ledakan tiongkok
Marcheilla Ariesta • 14 Juni 2021 13:35
Beijing: Korban tewas ledakan saluran pipa gas di kompleks perumahan Provinsi Hubei, Tiongkok menjadi 12 orang. Pejabat setempat menuturkan hampir 140 orang lainnya terluka akibat insiden tersebut.
 
Petugas penyelamat tidak yakin berapa banyak orang yang mungkin masih terperangkap di bawah puing-puing bangunan. Namun, operasi pencarian dan penyelamatan korban terus berlangsung hingga kini.
 
Video yang diambil saksi dan diverifikasi oleh Beijing News menunjukkan, beberapa bangunan menjadi puing-puing dan tim penyelamat membawa korban yang selamat dengan tandu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ledakan tersebut terjadi di pasar sayur yang tengah dipenuhi pembeli dan orang-orang yang sedang sarapan.
 
Baca:  11 Orang Tewas 140 Terluka dalam Ledakan Gas di Hubei Tiongkok
 
"Saya mendengar ledakan keras dan segera merunduk di bawah meja. Saya mengira itu gempa bumi, kata seorang pria yang memiliki kedai makanan di dekat lokasi ledakan, dikutip dari Global Times, Senin, 14 Juni 2021.
 
Saluran televisi  CCTV memperlihatkan tayangan bangunan dengan dinding hangus dan jendela pecah. Tim penyelamat terlihat mengangkat lempengan besar untuk menarik korban yang terperangkap di bawahnya.
 
Ledakan terjadi di sebuah gedung berlantai dua yang sebelumnya menjadi tempat pembuatan rangka kendaraan. Beberapa korban selamat mengatakan, pipa gas telah rusak setelah pabrik dipindahkan tahun lalu.
 
"Pada Maret lalu, pekerja dari perusahaan gas datang dan bertanya apakah saya mencium bau gas. Setelah bertanya-tanya, mereka pergi," kata seorang penyintas ledakan tersebut.
 
Ledakan itu terjadi sekitar pukul 06:30 waktu setempat. Penyelidikan ledakan tengah dilakukan untuk menentukan penyebabnya.
 
Sekitar 900 penduduk di daerah itu telah dievakuasi karena bangunan di sekitarnya mungkin rusak akibat ledakan. Sekitar 2 ribu pekerja penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian.
 
Gambar yang diverifikasi oleh Health Times menunjukkan seorang petugas pemadam kebakaran yang juga terluka dan sebuah truk pemadam kebakaran rusak akibat ledakan kedua yang lebih kecil.
 
Korban yang terluka parah diterbangkan ke rumah sakit yang lebih besar. Kantor berita negara Xinhua menyebutkan jumlah korban luka serius sebanyak 37 orang.
 
Antrean panjang relawan terlihat di luar bank darah saat rumah sakit meminta para pendonor. Kementerian Manajemen Darurat juga telah mengirim tim untuk membantu operasi penyelamatan.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif