NEWSTICKER
PM India Narendra Modi. (Foto: AFP)
PM India Narendra Modi. (Foto: AFP)

India Tingkatkan Lockdown ke Level Nasional

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 25 Maret 2020 06:50
New Delhi: Perdana Menteri Modi Narendra meningkatkan penutupan wilayah secara menyeluruh (lockdown) dari hanya parsial di 30 negara bagian ke level nasional. Total sekitar 1,3 miliar warga India terkena kebijakan baru ini, yang dirancang untuk memperlambat penyebaran penyakit virus korona (covid-19).
 
Kebijakan mulai berlaku pada Rabu 25 Maret 2020 dini hari waktu setempat untuk 21 hari ke depan.
 
"Dilarang untuk keluar dari rumah kalian masing-masing," ujar PM Modi dalam sebuah pidato nasional di televisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari BBC, PM Modi meminta warga India untuk tidak panik di tengah lockdown. Namun begitu diumumkan, banyak warga menyerbu toko makanan dan supermarket di ibu kota, New Delhi, serta berbagai wilayah lainnya.
 
Peningkatan level lockdown dilakukan seiring bertambahnya jumlah kasus covid-19 di India. Saat ini terdapat 538 kasus covid-19 di seantero India dengan 10 kematian dan 40 pasien sembuh.
 
"Seantero negara memasuki lockdown, lockdown total," tegas PM Modi tadi malam.
 
"Untuk menyelamatkan India, untuk menyelamatkan setiap warga, Anda, keluarga Anda, setiap jalanan, setiap permukiman, terkena lockdown," sambungnya.
 
PM Modi memperingatkan jika India tidak bisa mengatasi 21 hari ke depan dengan baik, maka "negara kita akan mengalami kemunduran sejauh 21 tahun."
 
"Kita memang harus membayar harga ekonomi untuk semua ini, tapi itu merupakan tanggung jawab semua orang," lanjutnya.
 
Usai berbicara di televisi, PM Modi kemudian menuliskan di Twitter mengenai peringatan untuk tidak melakukan panic buying, atau membeli secara berlebihan. Ia menyebut kegiatan semacam itu justru akan memperparah penyebaran covid-19. Ia menegaskan bahwa Pemerintah India akan memastikan pasokan makanan terjaga.
 
Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 417 ribu dengan 18.615 kematian dan 107.705 pasien sembuh.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif