Pemerintah India menerapkan lockdown mengatasi penyebaran virus korona. Foto: AFP
Pemerintah India menerapkan lockdown mengatasi penyebaran virus korona. Foto: AFP

Virus Korona

Tabligh Akbar di India Catat 6 Meninggal, 72 WNI Ikut Serta

Internasional india Virus Korona Coronavirus virus corona
Marcheilla Ariesta • 31 Maret 2020 17:41
New Delhi: India melaporkan ada enam orang meninggal dunia karena covid-19 setelah mereka mengikuti kegiatan tabligh akbar. Kini, mereka menemukan hotspot baru penyebaran covid-19 lewat kegiatan agama tersebut di Ibu Kota New Delhi.
 
Dilansir dari Bloomberg, Selasa 31 Maret 2020, sebanyak 2.000 orang dari seluruh dunia, termasuk Indonesia dan Malaysia hadir dalam kegiatan di Tabligh e-Jamaat di kampus Nizamuddin Markaz di New Delhi. Kegiatan tersebut dilakukan dari 13 hingga 15 Maret lalu.
 
Sebanyak 334 orang kini sedang menjalani tes covid-19. Sementara 630 orang lainnya sudah dikarantina setelah dievakuasi petugas kesehatan selama dua hari terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Munculnya infeksi baru ini menjadi risiko kesehatan besar di negara kami," kata para pejabat kesehatan.
 
"Kami sudah mengidentifikasi hotspot yang muncul, dan mengambil langkah-langkah awal untuk mencegah meluaskan penyebaran virus," imbuh pejabat senior Kemenkes India Lav Agarwal.
 
Sejauh ini, India melaporkan 1.251 kasus positif virus korona di negara tersebut. Dari jumlah tersebut, 32 dilaporkan meninggal dunia.
 
Total 281 warga asing ditemukan oleh pihak kepolisian di Nizamuddin. Mereka termasuk 19 warga dari Nepal, 20 orang dari Malaysia, 72 dari Indonesia, 28 dari Kirgistan, 34 Sri Lanka, 19 dari Bangladesh, tujuh dari Thailand, empat dari Fiji, tiga dari Inggris dan masing-masing satu orang dari Aljazair, Djibouti, Singapura, Prancis dan Kuwait.
 
India memberlakukan lockdown nasional pada 24 Maret lalu untuk membendung infeksi yang semakin meningkat.
 
Sementara itu, sebanyak 14 WNI di India juga dilaporkan terjangkit virus ini. Mereka mengikuti kegiatan tabligh akbar di Telangana beberapa waktu lalu.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif