PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (Foto: AFP)
PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (Foto: AFP)

Selandia Baru Deklarasikan Darurat Iklim

Internasional selandia baru perubahan iklim Jacinda Ardern
Willy Haryono • 02 Desember 2020 12:24
Wellington: Pemerintah Selandia Baru mendeklarasikan darurat iklim pada Rabu, 2 Desember 2020. Deklarasi ini merupakan langkah simbolis dalam mengakui prediksi Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) terkait pemanasan global jika level emisi karbon tidak juga menurun.
 
Bersamaan dengan deklarasi, Selandia Baru juga mengumumkan bahwa semua sektor publik di negaranya akan mencapai netralitas karbon pada 2025. Agensi-agensi pemerintahan di Selandia Baru harus mampu mengukur, melaporkan, dan mengurangi emisi.
 
"Sektor publik harus menjadi contoh dalam penetapan standar yang dibutuhkan untuk mencapai 2050," kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern kepada para anggota parlemen di Wellington, dikutip dari laman DW.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini merupakan sebuah deklarasi sains. Langkah ini adalah pengakuan bahwa generasi mendatang akan menanggung beban jika kita tidak beraksi saat ini," sambungnya.
 
Program dekarbonisasi Selandia Baru didukung anggaran negara sebesar NZD200 juta (setara Rp1,9 triliun) yang meliputi penghentian pengunaan batu bara, mendorong penggunaan kendaraan listrik, dan juga standar hijau bagi bangunan-bangunan publik.
 
Karena tidak melibatkan penggunaan wewenang atau uang, deklarasi darurat iklim di Selandia Baru murni merupakan langkah simbolis dari pemerintahan PM Ardern.
 
Sebanyak 32 negara lainnya, termasuk Jepang, Kanada, Prancis, dan Inggris, telah mendeklarasikan darurat iklim. Dengan melakukan itu, negara-negara tersebut telah mengakui perubahan iklim sebagai ancaman nyata yang membutuhkan langkah cepat.
 
Sejumlah aktivis dan ilmuwan terus memperingatkan bahwa negara-negara dunia belum cukup banyak berbuat dalam mencapai target iklim yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris 2015. Targetnya adalah menekan temperatur global di kisaran 2 derajat Celcius di bawah level pra-industri.
 
Baca:  Palang Merah: Perubahan Iklim Tidak Bisa Diatasi dengan Vaksin
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif