Menlu AS Mike Pompeo. (AFP)
Menlu AS Mike Pompeo. (AFP)

Pompeo Sebut India-AS 'Kekuatan Ganda' Melawan Tirani Tiongkok

Internasional amerika serikat india tiongkok as-tiongkok Konflik India-Tiongkok Mike Pompeo
Marcheilla Ariesta • 28 Oktober 2020 13:03
New Delhi: India dan Amerika Serikat akan menjadi 'kekuatan ganda' jika bersama-sama melawan agresi Tiongkok. Kedua negara saling membagikan visi demokratik untuk menghadapi Partai Komunis Tiongkok.
 
"Saat ini sedang terjadi pertempuran, yakni pertempuran antara kebebasan dan otoritarianisme. India, sama seperti Amerika Serikat, memilih demokrasi dan kebebasan serta kedaulatan," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dilansir dari Times of India, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Pompeo menegaskan AS akan berdiri tegak bersama India dalam upaya menghadapi ambisi Tiongkok di kawasan dan global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, ketika kita bersama-sama mengkonfrontasi tirani Partai Komunis Tiongkok, Anda (masyarakat India) harus yakin bahwa Amerika Serikat akan berdiri bersama sebagai mitra. Kami akan melakukannya," tegas Pompeo.
 
Ia meyakini India dan AS dapat menjadi kekuatan ganda dan menelurkan berbagai hasil luar biasa jika bekerja sama dalam berbagai bidang. Tidak hanya untuk rakyat India, imbuhnya, atau Indo-Pasifik, tapi juga untuk seluruh dunia.
 
Ia mengatakan AS akan selalu mendukung India dalam menghadapi ancaman keamanan dari Tiongkok, termasuk mengenai isu di sekitar perbatasan Garis Kontrol Aktual (LAC) yang ada di timur Ladakh.
 
Bulan lalu, baik India maupun Tiongkok, sama-sama saling tuduh telah melintasi perbatasan LAC tanpa izin.
 
Meskipun pada 21 September kedua belah pihak sepakat berhenti mengirim pasukan ke wilayah sengketa, media pemerintah Tiongkok terus mencerca India.
 
Pompeo melakukan lawatan ke India bersama Menteri Pertahanan AS, Mark Esper. Dalam lawatan tersebut, Esper bertemu mitranya, Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh dalam penandatangan Perjanjian Pertukaran dan Kerja Sama Dasar (BECA) untuk memungkinkan adanya skema berbagi informasi geo-spasial yang lebih besar.
 
Rencananya, Pompeo akan berkunjung ke Indonesia dan menemui Menlu Retno Marsudi pada Kamis besok, 29 Oktober 2020.
 
Baca:Menlu AS ke Indonesia Demi Menghalau Pengaruh Tiongkok
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif