Warga di Nagorno-Karabakh melihat kehancuran rumah mereka akibat perang Azerbaijan-Armenia. Foto: Al Jazeera
Warga di Nagorno-Karabakh melihat kehancuran rumah mereka akibat perang Azerbaijan-Armenia. Foto: Al Jazeera

21 Warga Sipil Azerbaijan Tewas dalam Serangan Armenia

Internasional konflik armenia-azerbaijan
Fajar Nugraha • 29 Oktober 2020 17:07
Barda: Azerbaijan menuduh Armenia membunuh 21 orang dan melukai puluhan lainnya dalam serangan rudal di dekat wilayah Nagorno-Karabakh. Armenia membantah melakukan serangan itu.
 
Ini adalah serangan yang kedua dalam dua hari yang dikatakan Azerbaijan membunuh warga sipil di distrik Barda dekat garis perang.
 
Armenia juga menuduh pasukan Azerbaijan melakukan serangan baru yang mematikan di wilayah sipil Nagorno-Karabakh, karena kedua belah pihak mengklaim yang lain menargetkan warga sipil setelah berminggu-minggu bentrokan sengit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, kantor berita Rusia Ria Novosti melaporkan bahwa Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengonfirmasi penempatan penjaga perbatasan Rusia di sepanjang perbatasan Armenia dengan Nagorno-Karabakh.
 
"Tidak ada yang istimewa tentang ini. Penjaga perbatasan Rusia telah berada di perbatasan Armenia dengan Turki dan Iran,” ujar " kata Pashinyan, seperti dikutip Al Jazeera, Kamis 29 Oktober 2020.
 
“Sekarang, karena perkembangan terbaru, penjaga perbatasan Rusia juga berada di perbatasan tenggara dan barat daya Armenia,” imbuhnya.

Rudal Smerch

Serangan Rabu terjadi meskipun gencatan senjata yang ditengahi AS telah disepakati pada akhir pekan. Upaya kesepakatan gencatan senjata ketiga berturut-turut gagal hanya beberapa menit setelah diberlakukan.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif