PM Pakistan Imran Khan. (Foto: AFP)
PM Pakistan Imran Khan. (Foto: AFP)

PM Pakistan Salahkan India atas Serangan di Bursa Efek

Internasional pakistan Serangan di Bursa Efek Pakistan
Marcheilla Ariesta • 01 Juli 2020 13:28
Islamabad: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyalahkan India atas serangan mematikan di Bursa Efek Pakistan di kota Karachi pada Senin lalu. Insiden ini menewaskan sembilan orang, termasuk empat pelaku penembakan.
 
"Pasukan keamanan kami telah menggagalkan sebuah tragedi besar yang direncanakan negara tetangga, India," kata Khan dilansir dari Straits Times, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Tentara Pembebasan Balochistan (BLA) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. BLA menegaskan pihaknya sengaja membidik 'ekonomi Pakistan' serta 'kepentingan ekonomi Tiongkok di Balochistan.'

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua rencana ini, kami tidak ragu lagi, dilakukan oleh India," tegas Khan di hadapan jajaran anggota Parlemen Pakistan.
 
Pakistan sejak lama menyalahkan India karena dianggap mendanai gerakan separatis Balochistan dan kelompok-kelompok lainnya. Sementara itu, India menuduh Pakistan mendukung militan di Kashmir, wilayah sengketa yang diperebutkan kedua negara.
 
India tidak secara langsung menanggapi komentar Khan, namun mengkritik sikap negara tetangganya itu. "Pakistan tidak dapat mengalihkan kesalahan pada India atas masalah domestiknya," tutur seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri India.
 
Sementara itu, Khan semakin mendapat tekanan atas lemahnya perekonomian negara di pandemi virus korona (covid-19). Mantan atlet kriket tersebut beberapa waktu lalu menuai kritik setelah mengatakan mantan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden, mati syahid.
 
Para oposisi telah lama menuding Khan terlalu bersimpati pada militan. Bahkan beberapa dari mereka menjulukinya sebagai 'Taliban Khan,' yang merujuk pada kelompok militan taliban.
 

(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif