PM Australia Scott Morrison. Foto: AFP.
PM Australia Scott Morrison. Foto: AFP.

Jokowi Disebut Tolak Lawatan PM Australia, Kemenlu: Tak Ada Rencana Kunjungan

Internasional Jokowi Australia indonesia-australia presiden joko widodo Scott Morrison AUKUS
Marcheilla Ariesta • 20 September 2021 23:04
Jakarta: Media Australia 'Sky News' melaporkan, Perdana Menteri Scott Morrison akan melakukan kunjungan ke Indonesia, namun dibatalkan. Disebutkan jika pembatalan dilakukan Indonesia menanggapi rencana Australia untuk mempersenjatai tentara dengan kapal selam nuklir.
 
Media Tiongkok, Global Times, Senin, 20 September 2021 melaporkan jika Morrison awalnya berencana untuk singgah ke Indonesia saat kembali dari Washington pekan depan. Namun, Presiden Joko Widodo disebut memilih untuk pergi ke provinsi di luar ibu kota, sehingga rencana itu dibatalkan.
 
Menanggapi hal ini, Kementerian Luar Negeri, melalui Direktur Asia Timur dan Pasifik, Santo Darmosumarto membantahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Belum ada rencana PM Morrison berkunjung ke Indonesia," katanya kepada Medcom.id.
 
Ia mengatakan, memang antara Indonesia dan Australia ada mekanisme Annual Leaders Meeting dan belum terselenggara tahun ini. Namun, belum ada rencana yang disampaikan terkait kunjungan PM Morrison tersebut.
 
Baca juga: ISESS: AUKUS Bisa Jadi Ancaman Bagi Kedaulatan Indonesia
 
Hal serupa juga disampaikan staf Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Staf tersebut mengatakan, pihak mereka belum mendengar kabar tentang kedatangan PM Morrison ke Indonesia.
 
"Kami tidak bisa mengkonfirmasi benar atau tidaknya (kedatangan Morrison), yang jelas informasinya bukan dari kami," kata staf tersebut.
 
Indonesia memang meminta Australia untuk mempertimbangkan kembali keputusannya terkait kapal selam bertenaga nuklir tersebut. Kesepakatan tersebut diambil Australia bersama dengan Amerika Serikat dan Inggris yang disebut dengan AUKUS.
 
Terlebih Indonesia terikat pada instrumen ASEAN, seperti Kawasan Damai, Bebas, dan Netral (Zone of Peace, Freedom and Neutrality/ZOPFAN), Traktat Persahabatan dan Kerja Sama Negara-Negara ASEAN (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia/TAC), dan Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWFZ).
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif