Aktivis Hong Kong Tony Chung. (AFP/ISAAC LAWRENCE)
Aktivis Hong Kong Tony Chung. (AFP/ISAAC LAWRENCE)

Aktivis Hong Kong Ditahan di Dekat Konsulat AS

Internasional hong kong tiongkok Protes Hong Kong
Willy Haryono • 28 Oktober 2020 07:39
Hong Kong: Seorang aktivis ternama Hong Kong ditahan oleh polisi berpakaian sipil di dekat gedung konsulat Amerika Serikat. Menurut keterangan grup Friends of Hong Kong, Tony Chung hendak memasuki gedung tersebut untuk mengklaim suaka pada Selasa kemarin.
 
Ia ditangkap bersama dua mantan anggota grup pro-kemerdekaan Hong Kong.
 
Chung, 19, adalah tokoh publik pertama yang ditangkap di bawah Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong yang diterapkan Juli lalu. Melalui UU tersebut, Chung dituding terlibat dalam organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan Hong Kong.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penahanan hanya berlangsung sebentar, dan Chung pun dibebaskan dengan membayarkan uang jaminan.
 
UU Keamanan Nasional Hong Kong mengatur mengenai isu pemisahan diri, upaya menggulingkan pemerintah, terorisme, dan kolusi dengan kekuatan asing. Semua pelanggaran tersebut berpotensi berujung pada hukuman penjara seumur hidup.
 
Banyak negara mengecam UU tersebut, yang dinilai mengekang kebebasan di Hong Kong usai berakhirnya pemerintahan Inggris di kota semi-otonom itu pada 1997.
 
Sejumlah grup pendukung kemerdekaan Hong Kong telah dibubarkan usai UU Keamanan Nasional diadopsi. Menurut kantor berita South China Morning Post pada Rabu, 28 Oktober 2020, Chung ditangkap saat berada di sebuah kedai kopi dekat konsulat AS pada Selasa pagi.
 
Rekaman video dari dekat konsulat memperlihatkan Chung yang digiring beberapa polisi berpakaian sipil. Kepolisian Hong Kong mengatakan, penangkapan terhadap Chung merupakan bagian dari investigasi yang sedang berjalan.
 
Beberapa jam usai ditangkap, sejumlah media melaporkan bahwa empat aktivis berhasil memasuki gedung konsulat AS, namun kemudian mereka diminta keluar. Konsulat AS di Hong Kong belum bersedia berkomentar mengenai isu ini.
 
Agustus lalu, otoritas Tiongkok mengaku telah menangkap 12 orang usai mencegat sebuah kapal yang diyakini bertolak dari Hong Kong menuju Taiwan. Media Hong Kong mengatakan, para penumpang kapal itu berusaha mengklaim suaka politik di Taiwan.
 
Baca:Polisi Hong Kong Tangkap 9 Terduga Pembantu Aktivis
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif