Virus Korona berpusat di Wuhan, Tiongkok dan menyebar sangat cepat ke belahan dunia. Foto: AFP
Virus Korona berpusat di Wuhan, Tiongkok dan menyebar sangat cepat ke belahan dunia. Foto: AFP

Sempat Ancam Sebarkan Virus Korona, Pria Jepang Meninggal

Internasional jepang Coronavirus virus corona
Marcheilla Ariesta • 18 Maret 2020 15:55
Tokyo: Pria Jepang yang mengancam akan sebarkan virus korona covid-19, meninggal di rumah sakit pada hari ini, Rabu 18 Maret 2020. Pria tersebut dilaporkan positif terkena virus korona awal bulan ini.
 
Dilansir dari Channel News Asia, media setempat melaporkan pekan lalu otoritas kesehatan setempat di kota Gamagori, Prefekstur Aichi, telah menginstruksikan pria tersebut untuk tetap di rumah. Padahal dia sudah dinyatakan positif terkena covid-19 pada 4 Maret.
 
Menurut laporan media setempat, pria itu mengatakan pada keluarganya akan menyebarkan virus. "Setelah berkata demikian, dia menuju ke pub izakaya dan bar," lapor media lokal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia kemudian dirawat di rumah sakit pada 5 Maret lalu. Pria tersebut berada di bawah investigasi untuk tuduhan menghalangi bisnis karena perusahaannya berhenti. Pada 12 Maret, seorang perempuan yang bekerja di bar tempat pria tersebut datang, dilaporkan positif terkena virus korona.
 
Seorang pejabat Aichi mengatakan bahwa pada prinsipnya, mereka yang dites positif korona harus dirawat di rumah sakit. Namun, jika tidak ada tempat tidur yang tersedia, mereka diminta untuk tinggal di rumah.
 
Japan Times melaporkan, Aichi memiliki jumlah tertinggi kedua kasus virus covid-19 di antara 47 prefektur Jepang. Sebanyak 125 kasus ditemukan di wilayah ini, yang mayoritas terkait fasilitas penitipan anak dan usia lanjut di ibu kota Nagoya.
 
Per hari ini, sebanyak 868 kasus virus korona dilaporkan di Jepang dengan 29 kasus kematian. Angka tersebut tidak termasuk kasus kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina dekat Tokyo bulan lalu.
 
Hingga saat ini korban terinfeksi korona di seluruh dunia mencapai 198.018 orang. Sementara korban tewas mencapai 7.948 jiwa dan yang berhasil disembuhkan menyentuh angka 81.950 orang.
 
Pemerintah Indonesia sudah memeriksa 2.300orang terkait virus ini. 172 diantaranya dinyatakan positif covid-19, sementara 1.083 lainnya negatif. Pasien yang meninggal mencapai tujuh orang dan yang telah sembuh dilaporkan sembilan orang.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif