Lebih dari seperempat penduduk Jepang berusia 65 tahun ke atas. (AFP / Getty)
Lebih dari seperempat penduduk Jepang berusia 65 tahun ke atas. (AFP / Getty)

Mengaku Lelah, Pria Jepang Dorong Istrinya ke Laut

Willy Haryono • 05 November 2022 21:02
Tokyo: Pria Jepang, 81, mendorong istrinya ke laut karena mengaku "sudah bosan merawatnya" selama lebih dari 40 tahun.
 
Kepolisian di Oiso, Prefektur Kanagawa, mengatakan bahwa Hiroshi Fujiwara mengaku bersalah atas aksi mendorong istrinya yang mengalami disabilitas itu.
 
Fujiwara mengatakan kepada polisi bahwa pada 3 November, sekitar pukul 17.30 waktu setempat, ia membawa istrinya yang duduk di kursi roda, Teruko, 79 tahun, ke dermaga di Oiso. Di sana, ia mendorong sang istri ke laut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Media lokal melaporkan bahwa Fujiwara mengakui aksi tersebut kepada putra sulungnya. Putranya, menurut laporan Japan Times, langsung menelepon polisi setempat untuk memberi tahu mereka.
 
"Ayah saya bilang dia mendorong ibu ke laut," katanya kepada polisi, dikutip dari laman Independent, Sabtu, 5 November 2022.
 
Pasangan Fujiwara dan Teruko tinggal berdua di sebuah rumah. Fujiwara memberi tahu polisi bahwa ia telah merawat istrinya yang cacat selama lebih dari 40 tahun.
 
Jumat lalu, kantor polisi Oiso dari Kepolisian Prefektur Kanagawa mengatakan bahwa Fujiwara ditangkap satu hari usai kejadian. Ia dibawa ke tahanan polisi atas tuduhan pembunuhan.
 
Pada 3 November, seorang warga menelepon polisi sekitar pukul 19.00 setelah dirinya melihat sesosok individu mengambang di perairan.
 
Individu yang ternyata Teurko itu kemudian dibawa ke rumah sakit, setelah petugas layanan darurat mengevakuasinya dari laut. Namun ia dideklarasikan meninggal dunia tak lama setelahnya.
 
Di Jepang, dari total populasi 126 juta jiwa, lebih dari seperempat penduduknya berusia 65 tahun ke atas.
 
Setelah kejadian ini, para pengguna media sosial di Jepang menuduh pemerintah telah mengabaikan aksi kekerasan yang kerap dihadapi orang lanjut usia atau lansia.
 
Media South China Morning Post melaporkan bahwa survei kementerian kesehatan dan kesejahteraan di Jepang menemukan bahwa ada 17.281 insiden terkait orang tua yang diserang secara fisik oleh anggota keluarga sepanjang 2020, dengan 25 di antaranya berujung kematian.
 
Baca:  Tikam Belasan Orang, Pelaku Penusukan di Kereta Tokyo Ditangkap
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif