Sekolah di Korea Utara umumnya memulai tahun ajaran baru pada 1 April. Foto: AFP
Sekolah di Korea Utara umumnya memulai tahun ajaran baru pada 1 April. Foto: AFP

Relaksasi Aturan Covid-19, Korea Utara Buka Sekolah

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 02 Juni 2020 11:29
Pyongyang: Korea Utara (Korut) akan membuka sekolah pada Juni setelah penutupan atas kekhawatiran tentang virus korona. Media pemerintah melaporkan, tanda terbaru untuk membuka meskipun negara yang terisolasi mengatakan tidak memiliki kasus penyakit yang dikonfirmasi.
 
Sekolah-sekolah Korea Utara biasanya memulai masa musim semi mereka pada 1 April. Tetapi sekolah ditunda karena pemerintah mengambil berbagai langkah untuk menangkal virus, termasuk menyegel perbatasannya.
 
Media pemerintah mengatakan sekolah menengah dan universitas memulai kelas pada 20 April.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Semua sekolah lain, taman kanak-kanak, pusat penitipan anak dan panti jompo akan dibuka kembali awal bulan ini, radio pemerintah melaporkan Senin malam 1 Juni.
 
"Para guru dan penolong akan mengikuti aturan kebersihan dengan seksama, dengan thermometres dan pembersih tangan dipasang di pintu masuk semua ruang kelas dan kantor. Sementara orang tua disarankan untuk mendidik anak-anak mereka," kata Komite Penyiaran Pusat Korea (KCBC), seperti dikutip The Straits Times, Selasa, 2 Juni 2020.
 
Sementara hingga saat ini Korea Utara belum melaporkan adanya kasus virus korona yang pertama kali terdeteksi di Tiongkok akhir tahun lalu. Badan intelijen utama Korea Selatan mengatakan wabah di sana tidak dapat dikesampingkan karena Korea Utara telah bertukar interaksi dengan Tiongkok sebelum menutup perbatasan di akhir Januari.
 
“Anak-anak di taman kanak-kanak dan pusat penitipan anak akan diperiksa untuk virus dan bangunan akan didesinfeksi,” tambah KCBC.
 
Naenara, portal internet negara bagian Korea Utara, merilis foto-foto siswa sekolah menengah yang diperiksa suhu ketika sekolah mereka dibuka pada akhir April.
 
Ada tanda-tanda lain dari relaksasi pembatasan di tengah pandemi covid-19. Sebuah video yang diposting bulan lalu di YouTube oleh outlet, DPRK Today, menunjukkan sebuah restoran di ibu kota, Pyongyang. Restoran itu dengan pelanggan dengan banyak orang, termasuk staf, mengenakan topeng.
 
KCBC mendorong orang untuk menggunakan layanan take-out sambil menyerukan pekerja di industri perikanan, pelabuhan dan stasiun angkutan untuk mematuhi langkah-langkah pencegahan virus.
 
"Pesanan pengiriman dipromosikan di restoran dan toko makanan," pungkas KCBC.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif