NEWSTICKER
Seorang pria mengenakan masker di dekat stasiun kereta api di Beijing, TIongkok. (Foto: AFP/Getty/N. Asfouri)
Seorang pria mengenakan masker di dekat stasiun kereta api di Beijing, TIongkok. (Foto: AFP/Getty/N. Asfouri)

Cegah Infeksi 'Impor' Covid-19, Beijing Perketat Karantina

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 24 Maret 2020 10:40
Beijing: Pemerintah kota Beijing memperketat aturan karantina bagi semua orang yang tiba di Tiongkok dari luar negeri. Pengetatan aturan dilakukan demi memangkas jumlah kasus virus korona (covid-19) di Tiongkok yang berasal dari negara lain.
 
Tiongkok mencatat nol kasus domestik covid-19 selama beberapa hari sejak pekan kemarin. Kasus-kasus terbaru covid-19 di Tiongkok saat ini didominasi yang berasal dari luar negeri.
 
Menurut laporan kantor berita Beijing Daily, Selasa 24 Maret 2020, disebutkan bahwa semua orang yang datang ke ibu kota Tiongkok akan menjadi subjek karantina serta pemeriksaan virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengetatan aturan karantina dan tes korona ini juga berlaku bagi orang yang sudah ada di Tiongkok, namun memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri dalam 14 hari terakhir.
 
Hari ini, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat 78 kasus baru covid-19 dengan tujuh kematian. Sebanyak 74 kasus merupakan infeksi 'impor,' sedangkan empat lainnya muncul di Shanxi, Liaoning, Shangdong, dan Chongqing.
 
Untuk kematian terbaru akibat covid-19 di Tiongkok, semuanya berasal dari pasien yang dirawat di provinsi Hubei.
 
Minggu kemarin, Tiongkok memerintahkan agar semua penerbangan internasional ke Beijing dialihkan ke beberapa kota lain. Nantinya, semua penumpang akan diperiksa terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke ibu kota Tiongkok.
 
Sementara di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei tempat pertama munculnya covid-19, semua warga diizinkan untuk pergi ke kota lain. Namun ada syaratnya, yakni harus memiliki kode kesehatan hijau yang dikeluarkan otoritas setempat melalui aplikasi telepon genggam.
 
Otoritas Wuhan menambahkan, mereka yang terjebak di Wuhan sejak dua bulan terakhir dapat pergi jika sudah mendapat sertifikat kesehatan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif