Sebuah mobil terjebak banjir yang dipicu hujan deras di Kerala, India, 16 Oktober 2021. (Appu S. Narayanan / AFP)
Sebuah mobil terjebak banjir yang dipicu hujan deras di Kerala, India, 16 Oktober 2021. (Appu S. Narayanan / AFP)

Korban Tewas Banjir Kerala Jadi 35, Banyak Anak-Anak Dinyatakan Hilang

Internasional tanah longsor Banjir India Narendra Modi Banjir Kerala Hujan Deras
Willy Haryono • 18 Oktober 2021 19:12
Kerala: Banjir dan tanah longsor yang dipicu hujan deras di negara bagian Kerala, India, sejak Jumat kemarin telah menewaskan setidaknya 35 orang hingga Senin ini, 18 Oktober 2021. Dari total tersebut, 22 di antaranya meninggal akibat terjangan material longsor di distrik Kottayam dan Idukki.
 
Dilansir dari DW, setidaknya 12 orang -- sebagian besar anak-anak -- masih dinyatakan hilang di area terdampak banjir Kerala. Tadi malam, satu jasad bocah berusia 7 tahun ditemukan dari balik material longsor di Kottayam.
 
P.K. Jayasree, seorang pejabat lokal di Kottayam, mengatakan bahwa hampir separuh dari total korban tewas di wilayahnya berasal dari keluarga tunggal. "Ada satu keluarga yang kehilangan enam orang sekaligus," ucap dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tayangan dramatis muncul di televisi lokal, yang memperlihatkan sebuah rumah dua lantai yang roboh dan hanyut terseret banjir Kerala. Sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kerala juga hancur, dan deretan pepohonan bertumbangan.
 
Beberapa bendungan di Kerala dikabarkan sudah mencapai titik ketinggian yang berbahaya bagi permukiman warga.

Cerita Haru

Otoritas India telah mengerahkan helikopter militer untuk membawa pasokan dan petugas gabungan ke sejumlah lokasi banjir yang sulit dicapai via jalur darat.
 
Kepala Menteri Kerala, Pinarayi Vijayan, mengatakan bahwa ribuan warga telah dievakuasi dari lokasi banjir Kerala, dan lebih dari 100 kamp pengungsian telah dibangun di seantero negara bagian.
 
Perdana Menteri India Narenda Modi mengaku telah berbicara dengan Vijayan mengenai situasi terkait banjir Kerala. "Saya sedih karena begitu banyak warga meninggal akibat hujan deras dan tanah longsor di Kerala. Saya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban," ucap PM Modi.
 
Beberapa cerita mengharukan datang dari area terdampak banjir. Sebuah keluarga beranggotakan enam orang -- termasuk nenek berusia 75 tahun dan tiga anak-anak -- dikonfirmasi tewas usai rumah mereka di Kottayam tersapu banjir.
 
Jasad tiga anak kecil lainnya -- berusia 8, 7, dan 4 tahun -- juga ditemukan terkubur di balik reruntuhan bangunan di Idukki.
 
Baca:  Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Kerala Jadi 24 Orang
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif