Sebuah pesawat yang membawa peralatan medis dari Prancis mendarat di Bandara Internasional Indira Gandhi, New Delhi, India, 2 Mei 2021. (Money SHARMA / AFP)
Sebuah pesawat yang membawa peralatan medis dari Prancis mendarat di Bandara Internasional Indira Gandhi, New Delhi, India, 2 Mei 2021. (Money SHARMA / AFP)

India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 31 Agustus

Internasional India Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Varian Delta
Willy Haryono • 31 Juli 2021 18:05
New Delhi: India memperpanjang larangan penerbangan internasional hingga 31 Agustus mendatang dalam upaya meredam penyebaran Covid-19, ucap Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) pada Jumat, 30 Juli.
 
Dikutip dari laman Al Arabiya, Sabtu, 31 Juli 2021, penerbangan dari dan menuju India pertama kali ditutup pada 23 Maret lalu usai munculnya varian Delta.
 
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), varian Delta menular seperti cacar air dan dapat menyebabkan gejala berat pada tubuh orang yang terinfeksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sebuah laporan internal CDC, varian Delta disebut lebih menular dibanding virus penyebab MERS, SARS, Ebola, flu biasa, flu musiman, dan cacar air.
 
Baca:  Bocoran Data CDC AS Sebut Varian Delta Menyebar Secepat Cacar Air
 
Sebuah studi terbaru dari Austria menemukan fakta bahwa vaksin tidak cukup kuat untuk mencegah varian Delta.
 
Dalam studi disebutkan bahwa orang yang sudah divaksinasi pun harus melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti menjaga jarak sosial (social distancing) dan memakai masker.
 
Saat larangan penerbangan internasional terus diperpanjang sejak Maret lalu, India telah menandatangani perjanjian perjalanan air bubble dengan 28 negara.
 
Perjanjian ini dibuat untuk memastikan ribuan warga India dapat bepergian ke luar negeri, baik untuk bekerja atau belajar.
 
Jumat kemarin, India mencatat jumlah kasus harian Covid-19 tertinggi dalam tiga pekan terakhir, yakni 44.230. Angka ini kembali memicu kekhawatiran akan dimulainya tren peningkatan kasus.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif