Petugas kesehatan di India berjibaku merawat pasien covid-19 yang membludak. Foto: AFP.
Petugas kesehatan di India berjibaku merawat pasien covid-19 yang membludak. Foto: AFP.

Angka Covid-19 di India Bertambah 1,57 Juta Kasus Dalam Sepekan

Internasional India Virus Korona covid-19 pandemi covid-19
Marcheilla Ariesta • 07 Mei 2021 18:58
Bengaluru: Kasus virus korona (covid-19) India terus bertambah setiap harinya. Dalam sepekan terakhir, kasus covid-19 di India bertambah 1,57 juta.
 
Kementerian Kesehatan India melaporkan 414.188 kasus covid-19 baru selama 24 jam belakangan. Sedangkan 3.915 orang meninggal akibat covid-19 di India, membuat total kasus kematian mencapai 234.083.
 
Channel News Asia, Jumat, 7 Mei 2021 melaporkan, secara keseluruhan, India sudah melaporkan 21,49 juta kasus covid-19 selama pandemi .

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut para ahli, India juga belum akan mencapai puncak gelombang kedua ini dalam beberapa pekan ke depan.
 
Rumah sakit di India pun masih kewalahan melayani pasien yang terus berdatangan. Banyak pasien akhirnya terpaksa dirawat di jalan atau diminta pulang.
 
Surat kabar Hindustan Times mengatakan warga menuntut percepatan pemberian vaksin covid-19 untuk mengendalikan gelombang kedua pandemi. Meskipun India merupakan produsen vaksin terbesar dunia, mereka tengah berjuang menghasilkan dosis yang cukup untuk membendung gelombang covid-19.
 
Baca juga: PM India di Bawah Tekanan untuk Terapkan Lockdown Ketat
 
Perdana Menteri Narendra Modi menekankan bahwa negara bagian India harus menjaga tingkat vaksinasi. Meskipun negara tersebut telah memberikan setidaknya 157 juta dosis vaksin, tingkat inokulasinya telah menurun tajam dalam beberapa hari terakhir.
 
"Setelah mencapai tingkat sekitar 4 juta sehari, kami sekarang turun menjadi 2,5 juta per hari karena kekurangan vaksin," kata Amartya Lahiri, profesor ekonomi di University of British Columbia.
 
"Target 5 juta per hari adalah batas bawah dari apa yang harus kita tuju, karena bahkan pada tingkat itu, akan membutuhkan satu tahun bagi kita untuk mendapatkan dua dosis untuk setiap orang. Sayangnya, situasinya sangat suram," pungkasnya.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif