Polisi Myanmar tembakkan gas air mata ke pedemo anti kudeta. Foto: AFP.
Polisi Myanmar tembakkan gas air mata ke pedemo anti kudeta. Foto: AFP.

Menlu ASEAN akan Lakukan Pertemuan Bahas Krisis di Myanmar

Internasional konflik myanmar myanmar asean aung san suu kyi Kudeta Myanmar
Marcheilla Ariesta • 01 Maret 2021 18:56
Yangon: Para menteri luar negeri ASEAN akan bertemu pada Selasa, 2 Maret 2021 untuk membahas mengenai situasi lebih lanjut di Myanmar. Hal ini dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan.
 
"Sebuah pertemuan khusus Menteri Luar Negeri ASEAN akan dilakukan via konferensi video besok dan kita akan mendengarkan dari perwakilan otoritas militer Myanmar (terkait situasi di sana)," kata Vivian, dilansir dari The Star, Senin, 1 Maret 2021.
 
Brunei Darussalam sebagai ketua ASEAN 2021 juga telah mengumumkan pertemuan khusus itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertemuan informal Menteri ASEAN (IAMM) akan digelar pada 2 Maret 2021 via konferensi video," kata mereka lewat akun @Asean2021_BN.
 
Pertemuan ini dilakukan usai lebih dari 18 orang tewas pada Minggu, 28 Februari akibat kekerasan yang dilakukan polisi dan militer kepada para demonstran anti kudeta.
 
Baca juga: Menlu Sampaikan Kekhawatiran Kudeta Langsung ke Pihak Myanmar
 
Pada hari ini, pengadilan Myanmar mengajukan dakwaan lain terhadap pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi. Saat Suu Kyi muncul dalam sidang pengadilan via video, polisi di kota Yangon menggunakan granat kejut dan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa.
 
Tidak ada laporan langsung tentang korban pada hari ini.
 
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi telah melakukan keliling hingga bertemu dengan perwakilan junta militer. Dalam kunjungan tersebut, Retno ingin mengetahui jika negara-negara ASEAN sependapat dalam menghadapi isu di Myanmar.
 
Namun, kunjungan Retno sempat disalahartikan sebagai dukungan bagi militer Myanmar. Salah pemberitaan yang ditulis Reuters berdampak pada didemonya Kedutaan Besar RI di Yangon oleh pedemo anti-kudeta.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif