Polisi Malaysia melalukan patroli pembatasan pergerakan warga. Foto: The Star
Polisi Malaysia melalukan patroli pembatasan pergerakan warga. Foto: The Star

Virus Korona

Langgar Aturan Batasan Gerak, 28 Warga Malaysia Ditahan

Internasional Virus Korona malaysia Coronavirus virus corona informasi virus korona
Fajar Nugraha • 24 Maret 2020 18:08
Putra Jaya: Kepolisian Malaysia menangkap 28 orang karena gagal mematuhi perintah pembatasan gerakan (MCO) guna mencegah penyebaran virus korona covid-19. Pihak berwenang mulai mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar.
 
Menteri Senior Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan bahwa 695 perintah penyelidikan telah dibuka dan 46 kasus sedang diselidiki sejak perintah itu diberlakukan pada 18 Maret. Selasa 24 Maret adalah hari ketujuh diberlakukannya MCO, selama 14 hari.
 
"Kami telah memperingatkan publik bahwa polisi akan menasihati mereka untuk tinggal di rumah untuk mengambil tindakan keras terhadap mereka melanggar,” ujar Ismail Sabri, seperti dikutip The Star, Selasa, 24 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saran kami adalah agar masyarakat mematuhi MCO untuk menghindari tindakan dan penangkapan oleh polisi," katanya.
 
Ismal Sabri mengatakan komite khusus yang menyelidiki pelanggaran dalam upaya penanggulangan covid-19, juga diberi pengarahan oleh Kementerian Komunikasi dan Multimedia mengenai tindakan yang diambil terhadap warga yang menyebarkan berita palsu.
 
Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia, hingga saat ini, telah menyelidiki 85 kasus terkait berita palsu di covid-19. Enam orang telah dibawa ke pengadilan.
 
"Bagi mereka yang terbiasa membuat berita palsu, saya peringatkan Anda untuk berhenti," tegas Ismail Sabri.
 
Korban positif terinfeksi covid-19 di Malaysia mencapai 1.624 orang. Sementara yang berhasil sembuh mencapai 183 dan 15 lainnya meninggal.

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif