Bendera Iran. (Foto: AFP)
Bendera Iran. (Foto: AFP)

Pengamat: Tinggal Iran yang Terbuka Dukung Palestina

Internasional palestina israel
Marcheilla Ariesta • 15 Agustus 2020 15:03
Jakarta: Uni Emirat Arab (UEA) membuat keputusan mengejutkan untuk bergandengan bersama Israel. Langkah UEA ini membuat banyak pihak kecewa, termasuk Palestina.
 
Pengamat internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, mengatakan bahwa saat ini di Timur Tengah, hanya tinggal Iran yang berani terbuka mendukung kemerdekaan Palestina.
 
"Bagi Palestina, normalisasi UEA dan Israel merupakan pukulan mematikan. Karena hanya tinggal Iran saja yang berani secara terbuka mendukung kemerdekaan Palestina secara diplomatik, ekonomi, dan militer," kata Rezasyah kepada Medcom.id, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menilai langkah UEA sangat realistis. Menurut Rezasyah, kemungkinan terpeliharanya keamanan kawasan, bisa menjadi jaminan bagi pertumbuhan ekonomi UEA.
 
"Selanjutnya, memungkinkan deras masuknya investasi Israel di bidang infrastruktur, pertanian, elektronika, dan kedirgantaraan," ujarnya.
 
Pasalnya, teknologi Israel merupakan salah satu yang tercanggih di dunia. Meski demikian, UEA diyakini pasti memberikan beberapa syarat sebelum normalisasi dengan Israel terwujud.
 
Salah satu syarat itu diyakini adalah membatalkan perluasan wilayah Israel ke sisa-sisa wilayah Palestina. Menurut Reza, setahun ke depan hubungan UEA-Israel masih akan bersifat simbolis dan belum melibatkan duta besar.
 
UEA dan Israel sepakat untuk menjalin hubungan diplomatik penuh sebagai bagian dari kesepakatan untuk menghentikan aneksasi terhadap Palestina.
 
Pengumuman tersebut menjadikan UEA sebagai negara Teluk Arab pertama yang melakukannya dan negara Arab ketiga yang memiliki hubungan diplomatik aktif dengan Israel.

 
(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif