Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin. Foto: Medcom.id
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin. Foto: Medcom.id

Zelenksy Diundang Jokowi ke KTT G20, Dubes Ukraina Nilai Perjalanan Masih Panjang

Internasional Jokowi ukraina rusia Rusia-Ukraina Volodymyr Zelensky G20 Presidensi G20 Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 28 April 2022 06:26
Jakarta: Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin mengomentari kabar dari Presiden Volodymyr Zelensky yang disebut menerima undangan untuk menghadiri KTT G20 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kabar itu disampaikan oleh Zelensky melalui Twitter.
 
“Dia (Presiden Zelensky) mengucapkan terima kasih atas undangannya.
Perjalanan masih panjang,” ujar Dubes Hamianin, dalam keterangan yang diterima Rabu 27 April 2022.
 
“Pandangan pribadi saya (mengenai) G20 adalah tentang hal-hal global. Kesehatan, energi, ketahanan pangan,” imbuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Zelensky Mengaku Telah Diundang Jokowi ke KTT G20.
 
“Lihat bagaimana Rusia merusak sistem keamanan global di semua dimensi. Intinya apakah mereka layak menjadi bagian dari sistem keamanan global?,” tutur Hamianin.
 
Lebih lanjut dia menambahkan bahwa Rusia sudah menyebabkan begitu banyak kerusakan pada sistem keamanan global. Dubes Hamianin juga menambahkan bahwa tindakan Rusia menyebabkan kerusakan parah pada keamanan pangan, logistik, energi di Indonesia.
 
Belum diketahui apakah Zelensky akan turut hadir dalam pertemuan puncak G20 di Bali pada November mendatang. Pemimpin negara-negara barat seperti Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan dari Eropa menegaskan tidak akan hadir pertemuan G20 jika ada Rusia yang hadir.
 
Presiden Vladimir Putin sendiri menurut Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva beberapa waktu lalu menyatakan keinginannya untuk menghadiri pertemuan puncak itu. Namun kehadirannya masih mempertimbangkan banyak hal.
 
Baca: Mantan Menlu Marty Nilai Indonesia Perlu Undang Ukraina pada KTT G20 di Bali.
 
Suara-suara agar Ukraina diundang ke KTT G20 juga muncul dari dalam negeri. Salah satunya mantan Menter Luar Negeri Marty Natalegawa yang menyebutkan, KTT harus digunakan sebagai arena untuk mendorong perdamaian di Eropa timur dan Ukraina, yang bukan anggota G20, juga harus diundang.
 
"Sebagai Ketua G20 adalah kewajiban bagi Indonesia untuk secara persuasif membuat alasan mengapa KTT mendatang di Bali memberikan kesempatan berharga untuk menempatkan diplomasi di garis depan dalam mengakhiri konflik di Ukraina dan untuk mengatasi dampak ekonominya," kata Marty, dikutip dari Sydney Morning Herald, Kamis, 21 April 2022.
 
"Pada dasarnya, oleh karena itu, semua anggota G20 (harus setuju) untuk hadir dan menjadi bagian dari solusi. Namun, untuk meningkatkan kemungkinan kemajuan dan pada prinsipnya, upaya semacam itu memerlukan penyertaan Ukraina dalam pembicaraan," imbuh dia.
 
Menurut Marty, dengan alasan tersebut sudah benar Ukraina diundang. Namun, sambung dia, ada juga alasan yang sesuai bagi semua pemimpin G20 untuk hadir dalam menjalankan kepemimpinan dalam mengakhiri konflik.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif