PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob.  (AFP)
PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob. (AFP)

RUU Masa Jabatan Perdana Menteri Dibahas di Parlemen Malaysia Bulan Depan

Internasional malaysia politik malaysia Ismail Sabri Yaakob
Willy Haryono • 29 Januari 2022 11:13
Kuala Lumpur: Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk membatasi masa jabatan seorang perdana menteri di Malaysia menjadi 10 tahun akan dibahas dalam pertemuan parlemen pada 28 Februari mendatang. RUU ini telah dipresentasikan di hadapan semua pemimpin politik Malaysia pada 22 Desember tahun lalu.
 
"Kerangka awal amandemen Konstitusi Federal sedang dikaji oleh partai-partai politik," kata Menteri Departemen Perdana Menteri, Datuk Seri Dr Wan Junaidi Tuanku Jafar, dikutip dari The Straits Times, Sabtu, 29 Januari 2022.
 
Tahun lalu, Wan Junaidi mengatakan kepada parlemen bahwa Putrajaya akan meluncurkan dua survei untuk menerima timbal balik masyarakat mengenai masa jabatan perdana menteri. Selain soal masa jabatan, RUU lain yang akan dibahas di parlemen adalah seputar mekanisme pencegahan terjadinya pembelotan di kalangan politisi Malaysia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Wan Junaidi mengatakan RUU semacam itu akan dibahas di parlemen bulan depan.
 
Pada September 2021, PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengumumkan serangkaian reformasi, termasuk membatasi masa jabatan perdana menteri menjadi 10 tahun serta mengumumkan aturan anti-pembelotan.
 
Mempertimbangkan posisi Malaysia dalam Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2021, Wan Junaidi optimistis peringkat negaranya dapat membaik seiring langkah-langkah terbaru yang akan dilakukan pemerintah.
 
Ia mengatakan aksi-aksi pihak berwenang seperti Komisi Anti-Korupsi Malaysia dan kepolisian telah memberikan persepsi positif dalam upaya memerangi korupsi. "Saya yakin peringkat kita di CPI akan membaik," tutur Wan Junaidi.
 
Malaysia turun lima peringkat ke posisi 62 dari 180 negara dalam laporan Transparansi Internasional CPI 2021. Pada 2020, Malaysia berada di posisi 57 dari 180 negara.
 
Baca:  Mahathir: Pemilu Berikutnya 'Kesempatan Terakhir Bersihkan Malaysia'
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif