Kampanye pemilu di Singapura. Foto: AFP.
Kampanye pemilu di Singapura. Foto: AFP.

Jelang Pemilu 2020, Singapura Masuki Masa Tenang Tanpa Kampanye

Internasional pemilu singapura
Marcheilla Ariesta • 09 Juli 2020 20:32
Singapura: Setelah sembilan hari kampanye, pada hari ini, Kamis, 9 Juli 2020, Singapura memasuki Masa Tenang sebelum pemilihan umum. Selama 24 jam, para kandidat tidak boleh berkampanye sama sekali.
 
Dilansir dari Channel News Asia, ini kali pertama ada masa tenang sejak pemilihan umum 2011 lalu.
 
"Masa Tenang ini bertujuan untuk membiarkan pemilih merefleksikan secara rasional berbagai isu yang diangkat selama masa kampanye pemilu, sebelum mereka menuju ke tempat pemungutan suara," kata Departemen Pemilihan (ELD).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama Masa Tenang di Singapura yakni, tidak boleh ada iklan kampanye, tidak boleh berkampanye, tidak boleh ada pernyataan dari kandidat, serta menghindari perilaku kampanye.
 
Pada hari ini dan besok, ELD melarang adanya iklan pemilu. "Harus dilakukan untuk tidak mempublikasikan iklan pemilihan di internet mendekati tengah malam jelang Masa Tenang," kata ELD.
 
Partai politik, kata mereka juga dilarang membuat iklan terprogram seperti menggunakan teknologi untuk secara otomatis mengirimkan iklan online. Namun, iklan di surat kabar, radio dan televisi yang berkaitan dengan pemilu masih boleh dipublikasikan pada Kamis malam.
 
"Semua media diharapkan memainkan peran dan bertanggung jawab dengan melaporkan secara akurat, dengan hati-hati, dan tetap sebagai media netral untuk menyampaikan berita selama pemilihan," imbuh mereka.
 
Begitu pula dengan spanduk dan poster tidak boleh lagi dipublikasikan saat masa tenang. Para calon dan pendukung diharapkan dapat mematuhi semua undang-undang yang relevan.
 
ELD juga menyarankan para kandidat berhati-hati dalam menghindari tindakan apapun yang dianggap sebagai kampanye. "Untuk menghindari kesalahpahaman, para kandidat harus menahan diri dari mengunjungi konstituen mereka atau menghadiri acara-acara publik pada Masa Tenang dan Hari Pemungutan Suara," pungkas mereka.
 

(FJR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif