Pemandangan salah satu sudut kota Kabul, Afghanistan, 25 Juni 2021. (ADEK BERRY / AFP)
Pemandangan salah satu sudut kota Kabul, Afghanistan, 25 Juni 2021. (ADEK BERRY / AFP)

Lindungi WNI di Afghanistan, KBRI Kabul Susun Rencana Kontingensi

Internasional konflik afghanistan afghanistan wni taliban afghanistan perlindungan wni
Willy Haryono • 10 Juli 2021 18:41
Kabul: Situasi keamanan di Afghanistan relatif tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir di tengah penarikan pasukan asing, termasuk Amerika Serikat dan NATO, dari negara tersebut. Kelompok militan Taliban terus meningkatkan serangan di tengah penarikan pasukan asing, terutama di wilayah-wilayah perbatasan.
 
Menyikapi situasi ini, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Kabul telah mengimbau kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Afghanistan untuk segera mengevakuasi diri dari negara tersebut.
 
"Untuk memberikan pelindungan bagi WNI yang berada di Kabul, Kemlu dan KBRI Kabul telah menyusun rencana kontingensi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan," ujar keterangan Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemenlu RI kepada awak media pada Sabtu, 10 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KBRI Kabul selalu menjalin komunikasi dan memonitor keselamatan WNI di Afghanistan. Sesuai data awal KBRI Kabul, terdapat 46 WNI yang tinggal di sejumlah wilayah Afghanistan.
 
"Sebagian besar dari mereka telah kembali ke Indonesia. Saat ini tercatat hanya terdapat 3 WNI yang masih menetap di Afghanistan," ucap PWNI dan BHI.
 
Sementara itu, Taliban mengklaim telah menguasai sekitar 85 persen wilayah Afghanistan. Klaim tersebut dibantah Pemerintah Afghanistan, yang disebutnya hanya merupakan propaganda Taliban di tengah penarikan pasukan asing.
 
Baca:  Misi Militer AS di Afghanistan Berakhir 31 Agustus Mendatang
 
Meski membantah, beberapa pejabat Afghanistan mengonfirmasi bahwa Taliban telah merebut sebuah distrik penting di provinsi Herat. Torghundi, sebuah kota di dekat perbatasan Turkmenistan, juga telah direbut Taliban.
 
Dalam beberapa hari terakhir, Taliban juga telah membuat banyak prajurit Afghanistan di wilayah perbatasan melarikan diri ke beberapa negara tetangga, termasuk Tajikistan.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif