Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah. Foto: AFP.
Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah. Foto: AFP.

Raja dan Jajaran Penguasa Malaysia Kembali Bahas Krisis Covid-19

Internasional malaysia politik malaysia covid-19
Marcheilla Ariesta • 16 Juni 2021 22:17
Kuala Lumpur: Jajaran penguasa Malaysia telah mengakhiri pertemuan mereka dengan Raja di istana nasional pada Rabu, 16 Juni 2021. Mereka membahas krisis Covid-19 di Negeri Jiran dan keadaan darurat yang ditetapkan sejak Januari 2021.
 
Beberapa konvoi kendaraan kerajaan mulai keluar dari gerbang utama Istana Negara sekitar pukul 17:15 waktu setempat.
 
Selama sepekan terakhir, Raja Malaysia, Sultan Abdullah Ahmad Shah telah memberikan audiensi kepada para pemimpin partai politik di negara tersebut. Langkah ini diambil untuk mendapatkan pandangan mereka tentang penanganan wabah oleh pemerintah selama keadaan darurat yang sedang berlangsung, yang akan berakhir pada 1 Agustus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Raja telah bertemu 18 pemimpin politik secara langsung serta dalam sesi virtual mulai 9 Juni," kata Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan, Datuk Indera Ahmad Fadil Shamsuddin lewat sebuah pernyataan, dikutip dari The Straits Times.
 
Selain bertemu dengan para pemimpin politik, Raja juga memberikan audiensi kepada ketua Komite Independen Khusus Darurat, Tun Arifin Zakaria, di Istana Negara.
 
Pada pertemuan khusus pada hari ini, para ahli dari berbagai instansi pemerintah dijadwalkan untuk memberikan pengarahan tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan, keamanan, politik dan ekonomi. Pertemuan tersebut merupakan kali kedua yang dilakukan penguasa Melayu untuk membahas pandemi, setelah sebelumnya digelar pada Oktober tahun lalu.
 
Baca juga: PM Malaysia: Parlemen Dapat Kembali Aktif pada September atau Oktober
 
Keadaan darurat diumumkan pada 12 Januari di tengah lonjakan kasus Covid-19. Ada seruan agar keadaan darurat dicabut karena krisis kesehatan Covid-19 yang memburuk.
 
Malaysia telah berjuang untuk menurunkan infeksi Covid-19 tahun ini, dengan kasus harian mencapai rekor 9.020 pada 29 Mei. Negara itu saat ini berada di bawah penguncian lain setelah rekor tertinggi dalam kasus Covid-19 dan kematian dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
 
Selasa kemarin, Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin meluncurkan rencana keluar empat fase pasca-pandemi untuk Malaysia. Ia memproyeksikan Negeri Jiran mulai September mendatang dapat secara bertahap membuka ekonomi, sektor sosial, dan Parlemen.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif