Ganja yang dibungkus dalam bentuk permen. Foto: Channel News Asia.
Ganja yang dibungkus dalam bentuk permen. Foto: Channel News Asia.

Singapura Ringkus Penyelundup 7 Gram Ganja dalam Kosmetik dan Permen

Internasional ganja Penyelundupan Narkotika Singapura
Fajar Nugraha • 24 Januari 2022 16:06
Singapura: Seorang perempuan berusia 24 tahun setelah kedapatan membawa ganja seberat tujuh gram dan produk turunannya dalam sebuah paket. Ganja-ganja itu berupaya diselundupkan ke dalam produk kosmetik, ke Singapura yang dikenal ketat.
 
Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) dan Biro Narkotika Pusat (CNB) Singapura menangkap perempuan berusia 24 tahun tersebut dalam sebuah operasi bersama. Dia ditangkap pada 20 Januari lalu, ketika petugas ICA di bagian pos paket melihat adanya anomali saat memindai paket.
 
"Paket itu dinyatakan sebagai produk kosmetik," kata ICA dan CNB dalam sebuah pernyataan bersama, dikutip dari Channel News Asia, Senin 24 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Setelah diperiksa lebih lanjut, total sekitar 7 gram ganja, permen yang diyakini mengandung ganja dan alat penguap yang mengandung ekstrak ganja ditemukan di dalam paket,” ujar pernyataan itu.
 
CNB melakukan operasi lanjutan pada hari yang sama dan menangkap wanita tersebut di sepanjang Upper East Coast Road.
 
Petugas juga turut menyita 24 perangko LSD (lysergic acid diethylamide) dan dua alat penguap yang mengandung ekstrak ganja. Investigasi terhadap aktivitas narkoba wanita itu sedang berlangsung, tambah mereka.
 
Singapura Ringkus Penyelundup 7 Gram Ganja dalam Kosmetik dan Permen
Ganja dalam bentuk ekstrak dengan alat penguap. Foto: Channel News Asia
 
Sementara ganja dan produk yang mengandung ganja diizinkan untuk dijual di beberapa negara, obat tersebut diklasifikasikan sebagai obat yang dikendalikan Kelas A di Singapura.
 
Konsumsi, kepemilikan, perdagangan, impor atau ekspor obat-obatan terlarang, termasuk ganja dan produk ganja, merupakan pelanggaran berdasarkan Undang-Undang Penyalahgunaan Narkoba.
 
"CNB ingin mendesak orang tua untuk berperan aktif untuk melindungi anak muda kita dari ancaman narkoba, dan untuk mengingatkan anak-anak mereka bahwa mereka tidak boleh mengonsumsi produk yang tidak dikenal atau ditawarkan oleh orang asing," kata agensi.
 
“Untuk memikat anak muda agar mengonsumsi produk ini dan menjadi kecanduan, produk ini sering disamarkan atau dipasarkan sebagai permen atau produk makanan lainnya. Barang itu dijual dalam kemasan cerah yang dirancang untuk menarik anak-anak dan remaja,” imbuh pihak badan keamanan itu.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif