Menlu Retno Marsudi berpartisipasi dalam pertemuan virtual ‘Women Foreign Ministers’ Meeting 2020’ . Foto: Dok.Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi berpartisipasi dalam pertemuan virtual ‘Women Foreign Ministers’ Meeting 2020’ . Foto: Dok.Kemenlu RI

Perempuan Adalah Ujung Tombak Melawan Pandemi Covid-19

Internasional Virus Korona menlu retno lp marsudi Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 17 April 2020 14:04
Jakarta: Para menteri luar negeri perempuan melakukan pertemuan untuk membahas pandemi virus korona covid-19. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P Marsudi turut menghadiri pertemuan secara virtual tersebut.
 
Pertemuan pada Kamis 16 April 2020 ini diikuti bersama delapan Menlu Perempuan dari berbagai negara. Mereka berpartisipasi dalam pertemuan virtual ‘Women Foreign Ministers’ Meeting 2020’ yang membahas dampak pandemi covid-19 terhadap kaum perempuan.
 
Pada kesempatan tersebut, Menlu Retno menggarisbawahi bahwa walaupun perempuan lebih rentan terpapar dampak negatif pandemi, perempuan terus tampil di depan. Perempuan juga menjadi bagian dari solusi serta ujung tombak ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat di tengah pandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam melihat peran perempuan di tengah pandemi covid-19, hendaknya dikedepankan dua perspektif, pertama perempuan sebagai bagian dari kelompok rentan yang harus dilindungi; dan kedua, perempuan sebagai bagian dari solusi untuk melawan pandemi.
 
“Kita harus ingat bahwa 70 persen tenaga medis global adalah perempuan, sehingga perempuan justru berada di garda depan dalam penanganan pasien,” jelas Menlu Retno, dikutip dari situs resmi Kemlu.go.id, Jumat, 17 April 2020.
 
Sekitar 60 persen UMKM di Indonesia yang memproduksi masker, baju pelindung, danhand sanitizerjuga dimiliki oleh perempuan. Dengan demikian, perempuan telah menciptakan lapangan kerja dan secara bersamaan menjamin ketersediaan alat kesehatan yang sangat penting bagi tenaga medis.
 
Peran strategis perempuan menjadi semakin signifikan di tengah berbagai kebijakan untukwork from homeataustay at home. “Merekalah aktor yang dapat mendidik komunitas untuk mengambil langkah preventif untuk menekan penyebaran virus,” imbuh Menlu Retno
 
Di akhir pertemuan, Menlu menggarisbawahi pentingnya bagi dunia internasional untuk saling mendukung dan memberdayakan perempuan untuk menjadi bagian dari solusi melawan pandemi.
 
Mantan Dubes RI untuk Belanda itu juga mengingatkan pentingnya agar pemerintah di berbagai negara untuk memperhatikan kebutuhan dan peran perempuan dalam berbagai intervensi dan kebijakan di tengah pandemi.
 
Menteri luar negeri perempuan yang berpartisipasi dalam pertemuan virtual tersebut adalah Menlu Australia Marise Payne, Menlu El Salvador Alexandra Hill Tinoco, Menlu Jamaika Kamina Johnson-Smith, Menlu Kenya Raychelle Omamo, Menlu Kolombia Claudia Blum, Menlu Korea Selatan Kang Kyung-wha, Menlu Spanyol Maria Arancha Gonzalez Laya dan Menlu Swedia Ann Linde.

 

(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif