PM Malaysia Muhyiddin Yassin. (Facebook/ts.muhyiddin)
PM Malaysia Muhyiddin Yassin. (Facebook/ts.muhyiddin)

Malaysia Dorong Pemimpin Global Perangi Terorisme dan Covid-19

Internasional terorisme Virus Korona malaysia
Willy Haryono • 15 November 2020 19:04
Kuala Lumpur: Malaysia mendorong jajaran pemimpin global untuk meningkatkan upaya bersama dalam melawan terorisme di tengah berlangsungnya pandemi virus korona (covid-19). Para pemimpin juga didorong untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas kawasan dan global.
 
Berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-PBB, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan bahwa meski dunia sedang berusaha keras meredam penyebaran covid-19, rentetan aksi teror di Eropa membuktikan bahwa masalah terorisme juga harus ditangani secara serius.
 
"Mengenai pelucutan senjata nuklir, kita tidak boleh kehilangan fokus mengenai pentingnya mengeliminasi semua senjata nuklir meski ada pandemi covid-19," kata PM Muhyiddin, dilansir dari laman Bernama pada Minggu, 15 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya mengekspresikan apresiasi pemerintah kepada semua pihak yang bergabung dalam 'Pernyataan Dukungan Sekretaris Jenderal PBB untuk Gencatan Senjata Global di tengah Pandemi Covid-19," sambungnya.
 
"Kami berharap inisiatif ini dapat berkontribusi terhadap diakhirinya sikap bermusuhan demi mencapai perdamaian berkesinambungan di seluruh dunia," ungkap PM Muhyiddin.
 
KTT ASEAN-PBB digelar di hari terakhir dalam rangkaian KTT ke-37 ASEAN. Dalam KTT ASEAN-PBB, Sekjen Antonio Guterres bergabung secara virtual dari New York, Amerika Serikat.
 
Dalam bidang terorisme, PM Muhyiddin menegaskan bahwa negaranya menangani ancaman aksi teror dengan mengatasi akar-akar masalahnya. Ia menilai terorisme harus dihadapi dengan cara mendorong sikap saling menghormati antar sesama, hidup berdampingan secara harmonis, dan di waktu bersamaan menentang persekusi, provokasi, ujaran kebencian serta kebencian bernuansa agama dan rasial.
 
"Malaysia juga menyambut baik Rencana Aksi Sekjen PBB untuk Mencegah Ekstremisme (PVE), yang fokus pada elemen pencegahan, sebuah pendekatan yang sudah diambil oleh Malaysia," tutur PM Muhyiddin.
 
Sementara itu dalam pidatonya di KTT ASEAN-PBB, Guterres mengucapkan selamat kepada Vietnam atas perannya sebagai Ketua ASEAN 2020 dan juga anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2020-2021. Ia juga mengucapkan belasungkawa atas kematian yang diakibatkan banjir dan tanah longsor di Vietnam sepanjang tahun ini.
 
Guterres menekankan kembali dilakukannya langkah-langkah tegas di kawasan untuk melawan dampak perubahan iklim. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada ASEAN atas kontribusi 5.000 personel dalam misi penjaga perdamaian PBB.
 
Baca:Guterres: Kemitraan Komprehensif ASEAN-PBB Terus Menguat
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif