Singapura mencatat kasus baru varian Omicron. Foto: Channel News Asia
Singapura mencatat kasus baru varian Omicron. Foto: Channel News Asia

Singapura Catat 365 Kasus Baru Varian Omicron

Internasional Singapura covid-19 Omicron Varian Omicron
Fajar Nugraha • 07 Januari 2022 10:04
Singapura: Singapura melaporkan 813 kasus baru covid-19 pada Kamis 6 Januari, termasuk 390 infeksi impor. Kasus baru varian Omicron juga turut dilaporkan.
 
“Ada satu kematian, menjadikan jumlah kematian negara itu dari komplikasi virus korona menjadi 835,” menurut statistik infeksi terbaru di situs web Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat 7 Januari 2022.
 
Jumlah kasus Kamis naik dari 805 yang dilaporkan dibandingkan pada Rabu. Di antara kasus baru yang dilaporkan pada hari Kamis, 423 ditularkan secara lokal, terdiri dari 404 di masyarakat dan 19 di asrama pekerja migran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sebanyak 365 infeksi Omicron baru dikonfirmasi pada hari Kamis, terdiri dari 234 kasus impor dan 131 kasus lokal,” sebut laporan MOH tersebut.
 
Kasus covid-19 harian dan kasus Omicron baru yang dikonfirmasi disajikan sebagai dua data terpisah di situs Kemenkes Singapura.
 
Adapun tingkat pertumbuhan infeksi mingguan pada Kamis adalah 1,50. Tingkat itu naik dari Rabu yang mencapai 1,28. Statistik -,dipandang oleh pihak berwenang sebagai indikator utama dalam mengkalibrasi langkah-langkah covid-19,- mengacu pada rasio kasus komunitas selama seminggu terakhir selama seminggu sebelumnya.
 
Tingkat lebih dari 1 berarti jumlah kasus mingguan baru meningkat. Tingkat pertumbuhan infeksi mingguan melampaui 1 untuk pertama kalinya sejak 12 November pada hari Selasa.
 
Hingga Kamis, Singapura telah mencatat 283.214 kasus covid-19 sejak awal pandemi.

Rumah sakit dan vaksinasi

Tingkat pemanfaatan unit perawatan intensif (ICU) adalah 47,1 persen, turun dari 50,5 persen yang dilaporkan pada Rabu.
 
Ada 171 pasien di rumah sakit, dengan 17 membutuhkan suplementasi oksigen. Di ICU, tiga pasien membutuhkan pemantauan ketat sementara 13 pasien sakit kritis.
 
Pada Kamis, 91 persen dari populasi Singapura yang memenuhi syarat telah menyelesaikan rejimen vaksinasi penuh mereka di bawah program vaksinasi nasional.
 
Angka ini telah diperbarui untuk memasukkan anak-anak berusia lima hingga 11 tahun setelah vaksinasi untuk kelompok usia ini dimulai minggu lalu. Sekitar 44 persen dari total populasi telah menerima suntikan booster vaksin mereka.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif