Ilustrasi vaksin covid-19. (AFP)
Ilustrasi vaksin covid-19. (AFP)

Kamboja akan Gunakan Vaksin Campuran dalam Skema Dosis Ketiga

Internasional Tiongkok kamboja covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Sinovac AstraZeneca Vaksin Slank untuk Indonesia
Willy Haryono • 01 Agustus 2021 17:05
Phnom Penh: Kamboja akan mulai menawarkan vaksin dosis ketiga kepada masyarakat dalam upaya meredam penyebaran Covid-19. Skema pemberian dosis ketiga ini akan melibatkan beragam vaksin, yakni buatan perusahaan AstraZeneca dan beberapa lainnya asal Tiongkok.
 
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan bahwa dosis ketiga akan ditawarkan kepada sekitar 500 ribu hingga 1 juta pekerja garis terdepan dalam perang melawan pandemi Covid-19.
 
"Orang yang sudah menerima vaksin Sinopharm dan Sinovac akan mendapat AstraZeneca sebagai dosis ketiga," kata PM Hun Sen dalam sebuah pidato yang dirilis di media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagi warga Kamboja yang sudah divaksinasi dengan AstraZeneca, maka dosis ketiganya adalah Sinovac," sambung dia, dilansir dari laman The Straits Times, Minggu, 1 Juli 2021.
 
PM Hun Sen juga mengatakan bahwa Kamboja akan mendatangkan lebih banyak vaksin AstraZeneca melalui skema berbagi COVAX. Kamboja juga akan mendatangkan vaksin Johnson & Johnson untuk memvaksinasi warga pedalaman di wilayah timur laut.
 
Kamboja menerapkan kebijakan penguncian (lockdown) di delapan provinsi yang berbatasan dengan Thailand pekan ini. Lockdown berujuan meredam penyebaran varian Delta, varian Covid-19 paling menular sejauh ini.
 
Sabtu kemarin, Kamboja menerima tambahan pasokan vaksin Sinovac. Yok Sambath, pejabat senior Kementerian Kesehatan Kamboja, mengonfirmasi bahwa vaksin ini bukan donasi, merupakan pembelian langsung dari perusahaan Sinovac Biotech.
 
Tiongkok adalah pemasok utama vaksin Covid-19 ke negara-negara di Asia Tenggara. Sambath mengatakan dengan tambahan vaksin ini, Kamboja memiliki cukup pasokan untuk mempertahankan laju vaksinasi.
 
Baca:  Kamboja Terima Pasokan Tambahan Vaksin Sinovac

Vaksin Slank untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif