Antrean panjang voting pemilu Singapura. Foto: Channel News Asia
Antrean panjang voting pemilu Singapura. Foto: Channel News Asia

Antrean Panjang Pemilu Singapura di Tengah Pandemi Covid-19

Internasional pemilu singapura
Fajar Nugraha • 10 Juli 2020 18:06
Singapura: The Elections Department atau Departemen Pemilihan Umum (ELD) Singapura menyesalkan adanya antrean panjang di lokasi pemungutan suara. Padahal Pemilu Singapura tahun ini dilakukan di tengah pandemi virus korona yang mewajibkan jaga jarak sosial.
 
Pihak ELD telah meminta maaf kepada para pemilih untuk antrean panjang di tempat pemungutan suara (TPS) pada Jumat 10 Juli pagi waktu setempat. ELD menambahkan bahwa mereka telah menghilangkan persyaratan untuk mengenakan sarung tangan sekali pakai, karena ini berkontribusi pada waktu tunggu yang lama.
 
"ELD ingin meminta maaf kepada pemilih untuk antrean yang lebih lama dari biasanya yang mereka alami pagi ini," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan pada Jumat sore, seperti dikutip Channel News Asia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lebih banyak pemilih muncul pagi ini daripada yang diperkirakan di luar batas waktu pemungutan suara yang mereka tetapkan," katanya.
 
“Bersama dengan langkah-langkah yang telah dilakukan untuk memastikan pemungutan suara yang aman, telah menyebabkan antrean panjang,” imbuh pihak ELD.
 
Dalam sebuah kabar terbaru, ELD mengatakan pada pukul 4.00 sore, situasi antrean di "sebagian besar tempat pemungutan suara" telah meningkat secara signifikan”. "Kami terutama ingin meminta maaf kepada pemilih senior atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada mereka," kata ELD.
 
Dikatakan juga pihaknya telah menambah jumlah loket pendaftaran dan loket yang mengeluarkan surat suara.
 
Sebelumnya pada Jumat, antrean panjang terlihat di beberapa pusat pemungutan suara di Singapura, ketika para manula muncul untuk memberikan suara selama rentang waktu khusus yang disediakan untuk pemilih usia lanjut. Antrean panjang terlihat di luar banyak TPS, dengan beberapa warga senior diberi kursi untuk duduk sambil menunggu untuk memberikan suara mereka.
 
Untuk mengatasi penantian panjang itu, ELD mengatakan mereka tidak perlu memakai sarung tangan sekali pakai karena para pemilih sudah harus membersihkan tangan mereka. Dikatakan langkah ini secara khusus telah "berkontribusi pada waktu pemungutan suara yang lebih lama dari biasanya".
 
Namun, sarung tangan masih tersedia untuk pemilih yang ingin menggunakannya selain pembersih tangan. ELD juga mengingatkan pemilih untuk terus menerapkan menjaga jarak dengan aman.
 

(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif