Pesawat MV-22 Osprey buatan Amerika Serikat yang akan dibeli Indonesia. Foto: AFP
Pesawat MV-22 Osprey buatan Amerika Serikat yang akan dibeli Indonesia. Foto: AFP

Pesawat Osprey Amerika Bantu Indonesia Kembangkan Pertahanan Efektif

Internasional indonesia-as
Fajar Nugraha • 08 Juli 2020 16:19
Washington: Indonesia berpeluang untuk memiliki delapan unit pesawat MV-22 Osprey, setelah permohonan itu disetujui oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS). Selain delapan unit pesawat Osprey, ada beberapa alat lain yang mengikuti pembelian itu.
 
Baca: Kemenlu AS Izinkan Penjualan 8 Pesawat MV-22 Osprey ke Indonesia.
 
Menurut keterangan di Defense Security Cooperation Agency (DSCA) tertanggal 6 Juli 2020, total nilai penjualan ini diestimasi akan mencapai USD2 miliar atau setara Rp28,8 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Termasuk dalam kesepakatan pembelian ini antara lain 24 mesin AE 1107C Rolls Royce Engines, 20 radar AN/AAQ-27 Forward Looking InfraRed, 20 sistem peringatan rudal AN/AAR-47, 20 AN/APR-39 Radar Warning Receivers, 20 AN/ALE-47 Countermeasure Dispenser Systems, 20 AN/APX-117 Identification Friend or Foe Systems (IFF), 20 AN/APN-194 Radar Altimeter, 20 AN/ARN-147 VHF Omni­Directional Range (VOR) Instrument Landing System (ILS) Beacon Navigation Systems. Tidak ketinggalan 40 ARC-210 629F-23 Multi-Band Radios (Non-COMSEC), 20 AN/ASN-163 Miniature Airborne Global Positioning System (GPS) Receivers (MAGR), 20 AN/ARN-153 Tactical Airborne Navigation Systems.
 
Kesepakatan juga termasuk 20 Traffic Collision Avoidance Systems (TCAS II), 20 senjata otomatis M-240-D 7.64mm, 20 senjata otomatis GAU-21, termasuk juga Joint Mission Planning Systems (JMPS) with unique planning components. Dalam kesepakatan senilai Rp28,8 triliun itu juga mencakup berbagai bantuan teknis lain untuk militer Indonesia.
 
Defense Security Cooperation Agency menyebutkan bahwa penjualan yang diusulkan ini akan mendukung tujuan kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan mitra regional penting. Selama ini kerja sama dengan mitra merupakan kekuatan bagi stabilitas politik, dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.
 
“Sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan bela diri yang kuat dan efektif,” sebut DSCA, yang dikutip Medcom.id, Rabu 8 Juli 2020.
 
“Usulan penjualan pesawat dan dukungan akan meningkatkan kapabilitas kemanusiaan dan bantuan bencana Indonesia dan mendukung operasi amfibi. Penjualan tentunya akan mempromosikan pembagian beban dan interoperabilitas dengan pasukan Amerika Serikat,” imbuh pernyataan tersebut.
 
Indonesia tidak diharapkan mengalami kesulitan menyatukan pesawat ini ke dalam lingkup angkatan bersenjatanya. Usulan penjualan peralatan dan dukungan ini pun tidak akan mengubah keseimbangan militer di wilayah tersebut.
 

(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif