Pemimpin de facto Myanmar yang digulingkan militer, Aung San Suu Kyi. (AFP)
Pemimpin de facto Myanmar yang digulingkan militer, Aung San Suu Kyi. (AFP)

Suu Kyi Dijadwalkan Hadiri Sidang Vonis Kasus Penghasutan Selasa Depan

Internasional Myanmar Aung San Suu Kyi Kudeta Myanmar Junta Myanmar
Willy Haryono • 28 November 2021 12:50
Naypyidaw: Pemimpin sipil Myanmar yang digulingkan militer, Aung San Suu Kyi, dijadwalkan mendengar penjatuhan vonis terhadap dirinya dalam kasus penghasutan pada Selasa pekan depan. Vonis itu akan menjadi satu dari serangkaian dakwaan yang dilontarkan junta Myanmar terhadap dirinya.
 
Jika terbukti bersalah dalam kasus penghasutan, Suu Kyi terancam dijatuhi vonis 3 tahun penjara. Sejumlah analis menilai, rentetan dakwaan ini bertujuan untuk menyingkirkan ikon demokrasi Myanmar dari panggung politik untuk selamanya.
 
Namun sejauh ini rencana junta Myanmar untuk Suu Kyi belum diketahui pasti, dan mereka bisa saja menunda penjatuhan vonis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih dari 1.300 orang tewas dan 10 ribu lainnya ditangkap dalam bentrokan antara demonstran anti-kudeta dan pasukan keamanan Myanmar sejak Februari lalu. Banyak demonstran menentang keras junta Myanmar, yang dinilai telah merusak jalannya proses demokrasi di negara tersebut.
 
Sejak melakukan kudeta, junta Myanmar melayangkan berbagai dakwaan kepada Suu Kyi, di antaranya soal penghasutan, pelanggaran undang-undang kerahasiaan negara, korupsi, aturan Covid-19, dan penipuan pemilihan umum.
 
Baca:  Aung San Suu Kyi Didakwa atas Dugaan Kecurangan Pemilu Myanmar
 
Dilansir dari TRT World, Minggu, 28 November 2021, Suu Kyi beberapa kali hadir langsung di ruang persidangan junta dengan didampingi tim pengacara. Bulan lalu, jadwal persidangan Suu Kyi begitu padat, yang sempat membuat perempuan berusia 76 tahun itu terlihat kelelahan.
 
"Saya rasa hampir dapat dipastikan Suu Kyi akan menerima hukuman keras," kata David Mathieson, seorang analis yang pernah tinggal di Myanmar.
 
"Pertanyaannya adalah, seperti apa kondisi penahanannya nanti? Apakah dia akan dimasukkan ke penjara perempuan bersama warga biasa, atau mendapat keistimewaan di fasilitas VIP?" tanyanya.
 
Sebelumnya, seorang mantan kepala menteri Myanmar telah divonis 75 tahun penjara bulan ini oleh junta. Sementara ajudan dekat Suu Kyi telah menerima vonis 20 tahun penjara
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif