Presiden Joko Widodo. (BPMI Setpres 2021)
Presiden Joko Widodo. (BPMI Setpres 2021)

Presiden Jokowi Dipastikan Hadir di KTT ASEAN, G20 dan COP26

Internasional Joko Widodo asean presiden joko widodo menlu retno lp marsudi COP26 G20
Marcheilla Ariesta • 25 Oktober 2021 16:44
Jakarta: Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir dalam berbagai konferensi tingkat tinggi yang akan digelar dalam beberapa hari mendatang. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, rangkaian pertemuan yang akan dihadiri Presiden Jokowi dimulai dari KTT ASEAN pada 26-28 Oktober 2021.
 
"Ini adalah KTT ASEAN pertama di bawah keketuaan Brunei Darussalam. KTT ke-38 yang akan diselenggarakan back to back dengan KTT ke-39. Dan seluruh rangkaian acara akan dilakukan secara virtual," ucap Menlu Retno dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 25 Oktober 2021.
 
Kemudian, Presiden Jokowi akan melakukan perjalanan ke Roma, Italia untuk menghadiri KTT G20 yang digelar pada 30-31 Oktober 2021. KTT G20 dinilai sangat penting bagi Indonesia yang akan menerima keketuaan G20 dari Italia untuk setahun ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Serah terima akan dilakukan di hari kedua KTT, yaitu pada 31 Oktober. Sementara keketuaan Indonesia akan dimulai 1 Desember 2021," lanjut Retno.
 
Di KTT G20 nanti, Presiden Jokowi akan menyampaikan tiga agenda utama Indonesia, yakni ekonomi dan kesehatan global, perubahan iklim dan lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan. Menlu Retno mengatakan, Presiden Jokowi juga diundang secara khusus menjadi pembicara pada side event yang membahas upaya dan kebijakan untuk mendukung UMKM yang dimiliki pebisnis perempuan.
 
Setelah dari Italia, Presiden Jokowi akan bertolak ke Glasgow untuk menghadiri KTT COP26 yang diselenggarakan 1-2 November mendatang.
 
Dalam pertemuan yang akan dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tersebut, diperkirakan 120 kepala negara dan kepala pemerintahan akan hadir termasuk Presiden Jokowi yang akan menyampaikan pernyataan nasional, dan pernyataan bersama negara kepulauan dan pulau kecil yang tergabung dalam Archipelagic and Island States (AIS) Forum.
 
"Pada COP26 nanti juga akan terdapat paviliun Indonesia yang dikelola oleh Kementerian LHK. Paviliun ini akan menunjukkan berbagai pencapaian dan peluang kerjasama yang ditawarkan Indonesia dalam penanganan perubahan iklim," ucap Menlu Retno.
 
Baca:  Indonesia Beberkan Strategi Hadapi Perubahan Iklim di COP26
 
Presiden Jokowi juga akan melakukan kunjungan bilateral ke Uni Emirat Arab. Di sana, Presiden akan melakukan sejumlah pertemuan, mulai dari pertemuan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Zayed di Abu Dhabi, Emir Dubai Mohammed bin Rashid di Dubai, dan pertemuan dengan sejumlah pengusaha bisnis yang ada di sana.
 
"Bapak Presiden juga direncanakan akan mengunjungi paviliun Indonesia pada Dubai Expo," ujar Retno.
 
Menlu Retno menjelaskan bahwa saat ini sejumlah kerja sama baik pada level government to government atau (G2G) maupun business to business (B2B) masih terus dibahas dan dinegosiasikan untuk dapat dijadikan hasil dari kunjungan Presiden ke Dubai dan Abu Dhabi.
 
Presiden juga rencananya akan melakukan pertemuan bilateral di sela KTT G20 dan COP26. Namun, semuanya masih dalam tahap pembahasan dan negosiasi.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif