Etnis Rohingya terkena dampak virus korona di Rakhine. Foto: AFP.
Etnis Rohingya terkena dampak virus korona di Rakhine. Foto: AFP.

Myanmar Lockdown Ibu Kota Rakhine Karena Covid-19

Internasional myanmar
Marcheilla Ariesta • 21 Agustus 2020 20:13
Yangon: Myanmar mengunci ibu kota negara bagian Rakhine, Sittwe setelah ada wabah virus korona (covid-19). Menurut pejabat setempat, wabah virus kali ini lebih cepat menular dibanding yang sebelumnya di negara tersebut.
 
Sebanyak 19 orang dilaporkan positif terinfeksi virus di wilayah barat sejak Senin lalu. Pejabat kesehatan mengatakan ini merupakan penularan secara lokal pertama di Myanmar dalam beberapa bulan, dan menjadikan total kasus sebanyak 409.
 
Wakil Direktur Departemen Penelitian Medis Myanmar, Myat Hyut Nyunt mengatakan jenis virus itu sama dengan mutasi yang terdeteksi awal pekan ini di Malaysia. Mutasi virus juga telah ditemukan di Eropa, Amerika Utara, dan beberapa bagian Asia, serta diperkirakan lebih menular.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kami ingin memberitahu masyarakat bahwa virus jenis ini memiliki tingkat penularan yang lebih cepat," kata Nyunt dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 21 Agustus 2020.
 
Sebagian besar kasus baru-baru ini terjadi di Sittwe. Pejabat setempat telah mengeluarkan perintah untuk tetap tinggal di rumah dan memberlakukan jam malam.
 
Maskapai penerbangan domestik telah ditangguhkan layanannya ke Sittwe dan Yangon.
 
Sittwe merupakan rumah bagi kamp-kamp pengungsi, di mana ada sekitar 100 ribu etnis Rohingya tinggal sejak pecahnya kekerasan pada 2012. Kyaw Hla, seorang pemimpin komunitas di satu kamp mengatakan staf pemerintah telah berkunjung setiap Jumat.
 
Namun, kondisi di kamp pengungsian terlalu buruk untuk mengikuti saran mengenai jaga jarak sosial dan kebersihan. 
 
"Tidak bisa tinggal di sini, di ruangan kecil dengan banyak orang. Kami selalu memiliki kekhawatiran di kamp, covid-19 atau masalah lainnya," kata Hla.
 
"Tinggal di sini tidak akan menjadi lebih baik," imbuhnya.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif