Pemandangan salah satu sudut kota Manila, Filipina. (Foto: AFP)
Pemandangan salah satu sudut kota Manila, Filipina. (Foto: AFP)

Manila Kembali Terapkan Lockdown Ketat Selama Dua Pekan

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Marcheilla Ariesta • 16 Juni 2020 12:28
Manila: Pemerintah Filipina kembali memberlakukan kebijakan penguncian wilayah (lockdown) secara ketat di ibu kota Manila dan Cebu. Lockdown kembali diterapkan karena lonjakan infeksi covid-19 di dua kota tersebut semakin mengkhawatirkan.
 
Keputusan penerapan kembali lockdown sudah disetujui Presiden Rodrigo Duterte. Lockdown akan diberlakukan selama dua pekan ke depan.
 
Dikutip dari laman TRT World, Selasa 16 Juni 2020, otoritas Filipina mencatat total kasus covid-19 di seantero negeri hampir mencapai 26.500, dengan lebih dari 1.000 pasien dinyatakan meninggal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertempuran dengan covid-19 belum berakhir," kata Duterte.
 
"Saya tidak bisa menghentikan Anda untuk keluar rumah, dan saya juga tidak bisa menangkap kalian semua. Tapi jangan lupa, kami telah memperingatkan Anda tentang konsekuensinya," tegas dia.
 
Pemerintah Filipina pertama kali memberlakukan lockdown di Manila pada pertengahan Maret. Hingga saat ini, lockdown sebenarnya masih diberlakukan di ibu kota, intensitasnya sudah jauh rendah.
 
Tapi Duterte terpaksa meningkatkan kembali intensitas lockdown karena jumlah kasus baru covid-19 terus meningkat.
 
Filipina berada di bawah tekanan kuat untuk perlahan-lahan membuka kembali perekonomiannya. Saat ini Filipina -- seperti sejumlah negara lainnya di dunia -- berada di bawah ancaman resesi akibat pandemi covid-19.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif