Warga Thailand di Bangkok diukur suhu tubuh setelah virus korona merebak. Foto: AFP
Warga Thailand di Bangkok diukur suhu tubuh setelah virus korona merebak. Foto: AFP

Khawatir Korona Menyebar, Thailand Setop Keluarkan Visa

Internasional Virus Korona thailand virus corona
Marcheilla Ariesta • 13 Maret 2020 04:20
Bangkok: Virus korona covid-19 yang menyebar di lebih dari 100 negara telah dideklarasikan sebagai pandemi global. Karena hal tersebut, Pemerintah Thailand memutuskan untuk menghentikan sementara pemberian visa saat kedatangan (visa on Arrival) kepada warga asing dari 18 negara.
 
Kebijakan ini berlaku bagi negara Bulgaria, Bhutan, Tiongkok (termasuk Taiwan), Siprus, Ethiopia, Fiji, Georgia, India, Kazakhstan, Malta, Meksiko, Nauru, Papua Nugini, Rumania, Rusia, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Vanuatu.
 
“Semua pengunjung yang akan melakukan perjalanan ke Thailand harus menghubungi Kedutaan Thailand di masing-masing negara. Mereka harus menyertakan surat medis yang menegaskan tidak terinfeksi virus korona,” ujar Menteri Dalam Negeri Thailand, Anupong Paojinda, seperti dikutip Bangkok Post, Kamis, 12 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, mereka juga membatalkan bebas visa dari negara-negara yang berisiko tinggi, seperti Italia dan Korea Selatan, juga Hong Kong. Kebijakan ini akan berlaku hingga situasi kembali normal.
 
Pelarangan masuk juga dilakukan beberapa negara, termasuk Amerika Serikat. Dalam pidatonya di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan penundaan perjalanan dari Eropa.
 
Eropa, khususnya Italia, merupakan salah satu negara dengan kasus penyebaran dan kematian virus terbanyak di dunia setelah Tiongkok. Penundaan perjalanan tersebut diberlakukan selama 30 hari.
 
“Kebijakan berlangsung sementara hingga kondisi membaik,” imbuh Paojinda.
 
Sementara di India, warga dari Tiongkok, Italia, dan beberapa negara yang terinfeksi lainnya tidak boleh masuk negara tersebut hingga 15 April mendatang.
 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikan virus ini sebagai pandemi global. Pasalnya, penyebaran virus ini meningkat 13 kali lipat selama dua pekan terakhir.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif