Mantan PM Malaysia Najib Razak. (AFP)
Mantan PM Malaysia Najib Razak. (AFP)

Eks PM Malaysia Incar Pencalonan Kembali ke Parlemen di Tengah Kasus Korupsi

Internasional malaysia politik malaysia najib razak
Marcheilla Ariesta • 19 September 2021 14:50
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengincar pencalonan kembali ke parlemen dalam dua tahun ke depan. Ia yakin kasus korupsi yang saat ini dihadapi tidak akan menghalanginya untuk mencalonkan diri.
 
Partai Najib, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), berhasil merebut kembali posisi partai berkuasa di Malaysia bulan lalu setelah tiga tahun sebelumnya digulingkan karena skandal korupsi.
 
Para penentang menyatakan kekhawatiran para pemimpin partai yang menghadapi dakwaan dapat memperoleh keringanan hukuman setelah kembali memegang kendali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari Channel News Asia, Minggu, 19 September 2021, Najib, yang menjabat sebagai perdana menteri selama sembilan tahun hingga 2018, dinyatakan bersalah atas kasus korupsi tahun lalu dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara atas salah satu dari banyak kasus penyelewengan dana dari dana negara 1MDB.
 
Namun, Najib membantah melakukan kesalahan dan mengajukan banding atas putusan tersebut.
 
Baca:  Mantan PM Najib Razak Berpeluang Sebagai Penasihat Ekonomi Malaysia
 
Ia masih anggota parlemen, namun konstitusi melarangnya mengikuti pemilu kecuali Najib mendapat pengampunan atau penangguhan hukuman dari raja Malaysia.
 
Najib menentang diskualifikasinya. Ia mengatakan, semua itu tergantung interpretasi.
 
"Tergantung interpretasi dari segi hukum, konstitusi dan apapun yang terjadi dalam proses pengadilan," seru Najib dalam sebuah wawancara.
 
"Setiap politisi yang ingin memainkan peran akan menginginkan kursi di parlemen," lanjutnya saat ditanya mengenai keikutsertaan dalam pemilu 2023.

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif