Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menjelaskan pembentukan Tim Percepatan Pemulihan Ekonomi (TPPE). Foto: Dok.Kemenlu RI
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menjelaskan pembentukan Tim Percepatan Pemulihan Ekonomi (TPPE). Foto: Dok.Kemenlu RI

Kemenlu Bentuk Tim Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Internasional kemenlu
Marcheilla Ariesta • 17 Juli 2020 16:12
Jakarta: Kementerian Luar Negeri membentuk Tim Percepatan Pemulihan Ekonomi (TPPE). Tim ini nantinya akan membantu sektor usaha dalam negeri agar bisa mengambil peluang di ranah global saat pandemi virus korona (covid-19).
 
Baca: Kemenlu Dukung Program BUMN Go Global.
 
TPPE nantinya akan berkolaborasi bersama Kementerian BUMN dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mencari potensi ekonomi. TPPE akan membantu berbagai industri dalam negeri, termasuk UMKM untuk menjadi pemain global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dipimpin Sekretaris Jenderal Kemenlu Cecep Herawan, tim ini disebut akan bekerja tanpa terjebak birokrasi.
 
"Kita melihat di balik pandemi ini ada potensi yang perlu kita dorong. Tim ini nantinya dapat berkomunikasi dengan kementerian/lembaga lebih cepat, informal, dan tak struktural," kata Cecep dalam jumpa pers virtual, Jumat, 17 Juli 2020.
 
"Diharapkan dengan pola kerja ini, peluang yang ada dapat cepat kita raih bersama," imbuhnya.
 
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar mengatakan tim ini dibuat sebagai upaya menarik investasi asing yang terus dilakukan seluruh perwakilan RI di luar negeri bersama mitra strategis di masing-masing negara.
 
Pagi tadi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman (MoU) mendukung program BUMN Go Global. MoU ini diharapkan dapat mempererat diplomasi ekonomi untuk mendukung BUMN bersaing di ranah global.
 
"BUMN Go Global yang kami artikan adalah kami mencoba memasarkan produk BUMN yang saat ini sudah diakui banyak negara," seru Erick.
 
Menurutnya, berbagai produk BUMN Indonesia sudah mendapat pengakuan internasional. Contohnya, vaksin yang diproduksi Bio Farma (Persero) dan produk untuk industri pertahanan.
 
 

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif