Menlu Retno Marsudi dengan Menlu Korsel Chung Eui-yong membahas isu perlindungan WNI. Foto: Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi dengan Menlu Korsel Chung Eui-yong membahas isu perlindungan WNI. Foto: Kemenlu RI

Korsel Janjikan ABK WNI Bisa Bekerja dengan Aman

Internasional kecelakaan korsel perlindungan wni indonesia-korsel menlu retno lp marsudi ABK WNI
Fajar Nugraha • 25 Juni 2021 11:52
Jakarta: Keberadaan 30.000 pekerja migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan (Korsel) menuntut diperkuatnya perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI). Permintaan itu juga diutarakan Indonesia kepada Korsel.
 
Pada pertemuan Menlu Retno Marsudi dengan rekannya dari Korea Selatan, Menlu Chung Eui-yong isu perlindungan ini menjadi pembahasan signifikan. Khusus pula perlindungan bagi 5.950 ABK WNI yang bekerja di kapal ikan Korea Selatan.
 
“Saya telah meminta perhatian Menteri Chung untuk terus meningkatkan pelindungan pagi PMI, termasuk ABK WNI di Korea Selatan,” ujar Menlu Retno, dalam konferensi pers bersama yang dilakukan secara virtual, Jumat 25 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Baru-baru ini, tepatnya Mei 2021, satu kemajuan telah terjadi, yaitu dengan ditandatanginya MoU di bidang hubungan kerja dan tenaga kerja bagi awak kapal perikanan yang bekerja di kapal ikan Korea Selatan untuk ukuran 20 ton ke atas,” imbuh Menlu.
 
Selain itu, Menlu Retno juga mendorong agar dapat segera dimulai pembahasan mengenai pengaturan dan pelindungan bagi ABK WNI yang bekerja di kapal-kapal long-line milik Korea Selatan. “Saya juga meminta perhatian Menteri Chung agar re-entry dan penempatan baru pekerja migran Indonesia di Korea Selatan dapat segera dibuka,” tegasnya.
 
Sementara Menlu Chung mengatakan, kedua negara akan semakin mempererat kerja sama melindungi awak Indonesia yang ada di Korea. “Saya juga mengapresiasi penandatanganan mou kerja sama perlindungan awak kapal ikan di pesisir,” ucap Menlu Chung.
 
“Kedua negara akan terus bekerja sama secara erat agar awak kapal Indonesia bisa bekerja dalam kondisi yang aman dan juga bisa kembali ke Indonesia dengan selamat,” Menlu Chung menambahkan.
 
Selain perlindungan WNI, kedua Menlu juga bertukar pikiran mengenai beberapa isu kawasan dan dunia. Kedua negara sepakat, untuk menjaga komitmen berkontribusi bagi stabilitas dan perdamaian kawasan.
 
Menlu Retno sempat menyinggung mengenai pentingnya kedua negara untuk terus menggalang solidaritas global untuk memperjuangkan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.
 
Indonesia juga berharap agar ASEAN-RoK dapat tingkatkan kerja sama konkret di bidang maritime, konektivitas, pencapaian SDGs, dan kerja sama perdagangan investasi dengan mensinergikan ASEAN Outlook on the Indo- Pacific dengan New Southern Policy Plus dari Korea Selatan.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif