Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah. (AFP)
Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah. (AFP)

Raja Malaysia akan Segera Kembali ke Istana Negara

Internasional malaysia
Willy Haryono • 29 September 2020 07:33
Petaling Jaya: Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah akan segera kembali ke Istana Negara usai menjalani perawatan atas keracunan makanan dan cedera olahraga. Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin dari bidang urusan rumah tangga istana mengonfirmasi, Raja telah dibawa ke Institut Jantung Nasional (IJN) akibat keracunan makanan pada 21 September lalu.
 
Saat berada di IJN, Abdullah menjalani perawatan intervensi usai pemindaian dengan menggunakan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI). Hasil pemeriksaan memperlihatkan sang raja mengalami cedera terkait olahraga.
 
"Seperti yang sudah kita ketahui, beliau sangat aktif dalam berbagai bidang olahraga, termasuk polo, sepak bola, squash, hockey, dan golf," kata Ahmad.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengobatan di bagian sendi dan pergelangan kaki sudah berhasil dilakukan pada 24 September. Kondisi beliau kini sudah stabil dan tidak mengkhawatirkan," sambungnya, dilansir dari The Star, Selasa 29 September 2020.
 
Usai pengobatan tersebut, Abdullah disarankan tim dokter untuk menjalani perawatan lanjutan di bawah pengawasan pakar. "Al-Sultan Abdullah dijadwalkan kembali ke Istana Negara begitu perawatan lanjutan ini berakhir," sebut Ahmad.
 
Menurut Ahmad, Abdullah mengaku tersentuh atas kekhawatiran rakyat Malaysia terhadap dirinya. Sang raja mengucapkan terima kasih kepada siapapun yang telah mendoakan dirinya.
 
Selama perawatan, Abdullah menyuarakan kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kasus virus korona (covid-19) di Malaysia. Ia meminta semua rakyat untuk selalu waspada dan membiasakan diri menjalani New Normal atau kenormalan baru.
 
"Yang di-Pertuan Agong juga khawatir atas meningkatnya kasus positif covid-19 di antara mereka yang baru pulang dari Sabah dalam periode 20-27 September. Tercatat ada 36 kasus," tutur Ahmad.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif