Terlalu berdekatan diancam penjara enam bulan di Singapura. Foto: AFP
Terlalu berdekatan diancam penjara enam bulan di Singapura. Foto: AFP

Di Singapura, Berdiri Terlalu Dekat Dihukum 6 Bulan Penjara

Internasional Virus Korona singapura Coronavirus virus corona
Arpan Rahman • 27 Maret 2020 18:05
Singapura: Di Singapura, salah satu tempat paling padat penduduknya di dunia, duduk atau berdiri terlalu dekat dengan orang lain sekarang merupakan kejahatan, dapat dihukum hingga enam bulan penjara atau denda SGD7.000 setara Rp78,4 juta.
 
Undang-undang baru mulai berlaku pada Jumat ketika negara-kota itu mengambil langkah-langkah drastis untuk mencoba menghentikan penyebaran virus korona covid-19. Di tengah lonjakan kasus baru terkait dengan pelancong yang datang dari bagian lain dunia.
 
Siapa pun yang dengan sengaja duduk kurang dari satu meter dari orang lain di tempat umum atau yang berdiri kurang dari satu meter dari orang lain dalam barisan akan bersalah karena pelanggaran, menurut aturan yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Singapura.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembatasan baru juga melarang orang duduk di kursi tetap yang telah ditandai untuk menunjukkan bahwa mereka tidak boleh ditempati. Langkah-langkah ini, yang diharapkan akan berlaku sampai 30 April, berlaku untuk bisnis dan individu," laporan Time, Jumat, 27 Maret 2020.
 
Pemerintah Singapura juga menutup bar dan kelab malam dan membatasi pertemuan lebih dari 10 orang dan melarang acara besar.
 
Singapura mengonfirmasi kasus covid-19 pertamanya pada 23 Januari, tetapi para pejabat di sana mampu mencegah wabah besar dari penyebaran dari daratan Tiongkok berkat pengujian yang agresif, pelacakan kontak, dan tindakan karantina yang ketat.
 
Tetapi sekarang Singapura, seperti beberapa kota lain di Asia, menghadapi gelombang infeksi kedua.
 
Pada Kamis, para pejabat di Singapura mengkonfirmasi 52 kasus baru virus. Dua puluh delapan dari mereka adalah kasus impor, banyak dengan sejarah perjalanan ke Eropa, Amerika Utara, Timur Tengah, dan bagian lain di Asia.
 
Pemerintah lain di kawasan itu, yang sebagian besar menghindari penguncian besar-besaran yang sekarang terjadi di seluruh Amerika Serikat dan Eropa, sedang memperkenalkan sejumlah langkah yang semakin ketat dalam memerangi virus korona, dengan harapan dapat menghentikan kebangkitan penyakit.
 
Pemerintah Hong Kong pekan ini mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan larangan melayani alkohol di bar dan restoran. Pihak berwenang Tiongkok mengatakan bahwa mereka akan melarang kedatangan sebagian besar orang asing ke daratan dari 28 Maret, dalam upaya untuk menghentikan virus datang dari luar negeri.
 
Jumlah orang yang terinfeksi coronavirus di Singapura naik menjadi 683 pada Jumat. Lebih dari 500.000 orang di lebih dari 175 negara dan wilayah sekarang terinfeksi oleh covid-19.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif