Julian Castro merupakan salah satu staf Gedung Putih di era Barack Obama. (Foto: AFP)
Julian Castro merupakan salah satu staf Gedung Putih di era Barack Obama. (Foto: AFP)

'Anak Didik' Obama Diprediksi Maju di Pilpres 2020

Internasional amerika serikat
Willy Haryono • 12 Januari 2019 22:15
Texas: Julian Castro, seorang 'anak didik' mantan Presiden Barack Obama, diprediksi akan mengumumkan pencalonan dirinya dalam pemilihan umum 2020. Jika ia maju dan menang, maka Castro akan menjadi presiden pertama AS dari etnis Amerika Latin atau Hispanik.
 
Castro akan menjadi tokoh tertinggi dalam pilpres kompetisi 2020 dari Partai Demokrat, yang juga diyakini akan menyodorkan beberapa kandidat lainnya untuk menghadapi petahana Donald Trump.
 
Namun Castro, mantan Wali Kota San Antonio, akan menjadi kuda hitam jika beberapa tokoh ternama Demokrat turun tangan. Deretan tokih itu yakni mantan Wapres Joe Biden, senator Elizabeth Warren, Bernie Sanders dan Kamala Harris, atau mungkin juga miliarder Michael Bloomberg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya itu, Tulsi Gabbard -- pemeluk agama Hindu pertama di Kongres AS -- juga telah menyatakan siap maju di pilpres 2020 mewakili Demokrat.
 
Baca:Politikus Hindu AS Siap Tantang Trump di Pilpres 2020
 
Keahlian pidato Castro, yang diasah sebagai salah satu staf Gedung Putih di bawah arahan Barack Obama, serta karismanya diyakini dapat melontarkan pria 44 tahun itu jajaran tinggi nominasi capres Demokrat.
 
Seperti dikutip dari laman AFP, Sabtu 12 Januari 2019, Castro juga akan menjadi capres ketiga dari latar belakang Hispanik dalam empat tahun terakhir di AS, setelah senator Ted Cruz dan Marco Rubio pernah bersaing dengan Trump dalam nominasi Partai Republik.
 
Majunya Castro juga dapat membantu menghidupkan kembali dukungan dari kalangan Hispanik atau Latino, yang banyak mendukung Hillary Clinton dalam pilpres 2016.
 
Trump mengalahkan Clinton dengan berbagai janji, termasuk soal membangun tembok besar yang memisahkan AS dengan Meksiko. Isu ini tetap hangat hingga kini, yang juga menjadi penyebab shutdown atau penutupan sebagian institusi pemerintah AS.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif