Trump Kecam Tindakan Kebencian di AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Foto: AFP/Nicholas Kamm.
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam tindakan kebencian setelah seorang pria bersenjata menembak secara brutal di dekat sinagog Pittsburgh. Kejadian ini mengakibatkan delapan korban tewas dan beberapa orang terluka.

"Ini adalah hal yang mengerikan dengan apa yang terjadi pada kebencian di negara kami," kata Trump kepada wartawan dilansir dari AFP, Minggu, 28 Oktober 2018.

"Sesuatu harus dilakukan. Ketika orang melakukan ini, mereka harus mendapatkan hukuman mati," lanjut Trump.


Ketika media lokal melaporkan jumlah korban tewas di Pennsylvania mencapai delapan orang, Trump mengatakan penembakan itu jauh lebih dahsyat dari yang semula diperkirakan.

Baca juga: Penembakan di Sinagog Pittsburgh, 8 Orang Tewas

Ketika ditanya apakah sudah waktunya untuk meninjau kembali undang-undang senjata negara yang lebih lunak, Presiden menyarankan bahwa jumlah korban mungkin jauh lebih rendah jika penjaga bersenjata ditempatkan di sinagog.

"Jika mereka memiliki perlindungan di dalam kuil, mungkin itu bisa menjadi situasi yang sangat berbeda," ungkapnya. 

Trump lebih menyerukan untuk menghukum dan memproses peradilan yang lebih cepat.

"Saya pikir mereka harus sangat banyak membawa hukuman mati menjadi model. Siapa pun yang melakukan hal seperti ini kepada orang yang tidak bersalah di kuil, di gereja, mereka harus benar-benar menderita dengan harga tertinggi," tegasnya.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id