Rekan Bisnis Trump Akui jadi Intelijen AS Dua Dekade
Felix Sater (paling kanan). (Foto: SCMP)
Washington: Seorang rekan bisnis Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang bernama Felix Sater, membeberkan bahwa ia adalah orang di balik mencairnya hubungan AS dan Korea Utara.

Dalam sebuah pernyataan setebal tiga halaman, ia mengaku pernah menasehati Trump soal Korut serta perkembangan militer Korut dan program nuklir negara itu. 

Dilansir dari South China Morning Post, Selasa 13 Maret 2018, pria kelahiran Rusia ini juga mengaku bahwa ia bekerja sebagai sumber rahasia bagi AS selama dua dekade.


Informasi penting yang pernah ia kuak salah satunya adalah nomor telepon satelit teroris Osama bin Laden. Selain itu, ia pernah mengumpulkan tim tentara bayaran untuk membunuh teroris.

"Saya pernah menggagalkan percobaan pembunuhan terhadap mantan Presiden AS George W. Bush dan mantan Menteri Luar Negeri Colin Powell," katanya.

Ia juga menyatakan pernah bekerja di sebuah hotel di Manhattan dan proyek triliunan dolar milik Trump, serta rencana pembangunan Trump Tower di Moskow, Rusia.

Kendati demikian, banyak klaim yang dipaparkannya tak dapat diverifikasi kebenarannya. 

Pasalnya, Sater pernah mendekam di penjara karena menikam seorang pria dan mengaku bersalah karena ikut campur dalam kasus penipuan dengan tokoh kriminal Rusia. Untuk tetap berada di luar penjara, ia bekerja sebagai informan untuk jaksa AS.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id