Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lolos dari upaya pemakzulan di DPR AS. (Foto: AFP).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lolos dari upaya pemakzulan di DPR AS. (Foto: AFP).

DPR AS Tolak Pemecatan Terhadap Donald Trump

Internasional amerika serikat donald trump
Fajar Nugraha • 18 Juli 2019 07:21
Washington: Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) pada Rabu 17 Juli waktu setempat menolak proposal anggota kongres untuk melancarkan proses pemakzulan atau pemecatan terhadap Donald Trump.
 
Keputusan ini mengurangi amarah setelah presiden membuat komentar berbau rasis terhadap empat politikus perempuan dari Partai Demokrat.
 
Anggota DPR yang menolak proposal itu mencapai 332, sementara 95 memberikan dukungan. Secara efektif hasil ini membunuh resolusi yang diajukan oleh anggota Kongres AS dari Partai Demokrat, Al Green. Resolusi Green itu mengangkat isu apakah akan memulai prosedur untuk menghapus Trump dari Gedung Putih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menarik melihat bahwa mayoritas dari 235 anggota Partai Demokrat bergabung dengan seluruh anggota Partai Republik dalam pemungutan suara untuk menunda pemakzulan tanpa batas waktu. Meskipun sejumlah besar Demokrat terus mencatat mendukung mempertimbangkan pasal-pasal pemakzulan.
 
Setelah hasil pemungutan suara langsung bersuara di Twitter untuk menyatakan upaya untuk memakzulkan dia telah berakhir.
 
"Ini mungkin proyek yang paling konyol dan menghabiskan waktu yang pernah saya kerjakan," tulis Trump, seperti dikutip AFP, Kamis, 18 Juli 2019.
 
"Ini seharusnya tidak boleh terjadi lagi pada Presiden Amerika Serikat yang lain!”, tegasnya.
 
Anggota kongres liberal Al Green telah mengupayakan pemungutan suara atas pasal-pasal yang mengatakan Trump "menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat Amerika Serikat, tidak layak menjadi presiden dan menjamin pemakzulan, persidangan dan pelucutan dari jabatan."
 
Pemungutan suara adalah momen yang mengejutkan di lantai yang berusaha dihindari oleh Nancy Pelosi, pimpinan DPR AS yang berasal dari Partai Demokrat.
 
Dengan 95 Demokrat memilih untuk mempertimbangkan pemakzulan, jauh lebih banyak dari upaya sebelumnya pada 2017 dan 2018, beberapa di partai itu menegaskan bahwa mereka ingin untuk bergerak maju memberikan hukuman terhadap Trump.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif