Jumlah Rumah yang Terkena Lava Kilauea Terus Bertambah
Aliran lava menghancurkan area Leilani Estates di Hawaii, 6 Mei 2018. (Foto: AFP/Getty/MARIO TAMA)
Puna: Erupsi Gunung Kilauea di Hawaii telah menghancurkan 21 rumah dan memaksa ribuan orang melarikan diri. Lebih dari 1.700 orang sudah diperintahkan untuk mengungsi, dan diminta untuk tidak kembali dalam waktu dekat. 

Otoritas Hawaii menyebut puluhan rumah yang hancur berada di wilayah Leilani Estates. Lava, gas beracun dan uap dari Kilauea menyembur dari retakan di jalanan area tersebut. 

Juru bicara Hawaii County Janet Snyder memprediksi jumlah rumah yang akan rusak dapat terus bertambah. "Hal ini benar-benar memilukan," ujar dia, seperti dikutip Sky News, Minggu 6 Mei 2018. 


Amber Makuakane, seorang guru dan ibu dua anak, mengatakan bahwa rumahnya di Leilani Estates telah hilang ditelan lava. "Anak saya terus bertanya, 'ibu, kapan kita bisa pulang?'", ucapnya.

Wendy Stovall dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebut erupsi Kilauea dapat terus berlanjut hingga beberapa pekan atau bulan ke depan.

"Masih ada magma dalam sistem (gunung) yang belum keluar. Selama itu masih ada di sana, erupsi akan terus berlanjut," ungkap Stovall. 

Palang Merah Amerika menyebut sekitar 240 orang dan 90 hewan peliharaan telah menghabiskan Sabtu malam kemarin di tempat penampungan. 

Kilauea, salah satu gunung berapi teraktif di dunia, terus mengalami erupsi sejak 35 tahun terakhir. Aliran lava dari kawah gunung itu telah meliputi area seluas 125 km per segi.

Pada 1955, erupsi Kilauea terjadi selama 88 hari. Namun ketika itu, hanya ada sedikit orang yang tinggal di area dekat kawah.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360