Eks Marinir Tembak 12 Pengunjung Bar di California
Ilustrasi. MTVN/M Rizal
California: Penembakan di sebuah bar di California, Amerika Serikat (AS), menewaskan 12 orang. Pelaku merupakan veteran marinir AS.

"Pelaku menembak seorang penjaga yang tak bersenjata di luar gedung, kemudian masuk ke dalam bar dan mulai menembak acak," kata Sheriff Ventura Geoff Dean, dilansir dari laman CNN, Jumat 9 November 2018.

Dean mengatakan, berdasarkan pengakuan saksi mata, tembakan pertama dilakukan saat orang-orang tengah menari di lantai dansa Borderline Bar & Grill. Mereka menyangka ada letusan balon di dalam ruangan tersebut.


"Ini adalah pemandangan yang mengerikan di sana. Ada darah di mana-mana," imbuhnya.

Dean menambahkan pelaku juga menembak dirinya sendiri usai melakukan aksi brutal tersebut. Sementara itu, Teylor Whittler, salah seorang saksi mata mengatakan yang dia ingat orang-orang berteriak dan tembakan mengarah ke mana-mana.

"Setidaknya ada 50 orang yang semuanya berusaha bangun dan berlari keluar pintu belakang. Saya terjatuh karena tersandung tubuh-tubuh orang di sana," seru dia.

Dean menuturkan salah satu korban tewas adalah seorang wakil sheriff yang tengah berbicara dengan istrinya di telepon sebelum menjawab panggilan radio. Sersan Ron Helus, tiba di lokasi dan menjadi salah satu target si penembak yang diketahui bernama Ian David Long.

Penyelidik yakin Long ,28, menggunakan pistol Glock 21 kaliber-45 yang dibeli secara legal. Saat ini mereka masih menyelidiki motivasi dia melakukan aksi brutal tersebut.



(JMS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id