Presiden AS Donald Trump saat sedang bermain golf di Glasgow, Skotlandia, 14 Juli 2018. (Foto: AFP/ANDY BUCHANAN)
Presiden AS Donald Trump saat sedang bermain golf di Glasgow, Skotlandia, 14 Juli 2018. (Foto: AFP/ANDY BUCHANAN)

Jadwal Kerjanya Bocor, Trump Klaim Bekerja Ekstra Keras

Internasional amerika serikat donald trump
Willy Haryono • 11 Februari 2019 11:36
Washington: Donald Trump mengklaim dirinya mungkin bekerja "lebih lama dibandingkan beberapa presiden terdahulu" di Amerika Serikat. Pernyataan dilontarkan usai jadwal kepresidenan Trump bocor dan muncul di situs berita Axios.
 
Bocoran yang didapatkan Axios memperlihatkan jadwal Trump selama lebih kurang tiga bulan saat momen pemilihan umum sela 2018. Dalam jadwal itu terlihat Trump menghabiskan sekitar 60 persen waktunya tanpa ada perjanjian atau aktivitas kenegaraan.
 
Dalam 60 persen total waktu di jadwal itu, Trump disebut menggunakannya untuk "Waktu Eksekutif."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Media berhasil mendapatkan jadwal kerja saya. Tapi harusnya ini diberikan secara positif, bukan negatif. Saat istilah 'Waktu Eksekutif' digunakan, itu artinya saya sedang bekerja, bukan bersantai. Faktanya, mungkin saya bekerja lebih lama dari hampir semua presiden di masa lalu," tulis Trump di Twitter, seperti dikutip dari laman Independent.
 
Trump terus membela diri dan mengklaim sebagai pekerja keras yang harus menanggulangi banyak masalah di AS.
 
"Saat saya menjadi presiden, negara ini kacau balau. Militer serba kekurangan, perang tiada akhir, ancaman perang dengan Korea Utara, pajak yang tinggi dan terlalu banyak aturan dalam urusan perbatasan, keimigrasian dan kesehatan. Saya tidak punya pilihan selain bekerja dalam waktu yang sangat lama," tegas Trump.
 
Bocornya jadwal presiden dikabarkan membuat Gedung Putih melakukan penelusuran mengenai siapa yang membocorkannya ke media.
 
Axios belum dapat menjelaskan secara pasti apa "Waktu Eksekutif" yang dimaksud dalam bocoran jadwal kerja. Namun selama ini, Trump mendapat sejumlah kritik karena dianggap terlalu sering pergi ke lapangan golf.
 
Menurut situs Trump Golf Count, sang presiden telah mengunjungi lapangan golf sedikitnya 158 kali selama masa kepresidenannya.
 
Baca:Trump Bermain Golf dan Twitter saat Pemakaman McCain
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif