Coba Bunuh Diri, Pria AS Curi dan Tabrakkan Pesawat Kosong
Alaska Airlines menyebut pesawat yang dicuri adalah milik maskapai Horizon Air. (Foto: AFP/Gabriel Bouys)
Seattle: Dua jet militer F-15 dikerahkan untuk mengejar sebuah pesawat terbang yang dicuri seorang pekerja maskapai di Seattle, Amerika Serikat, Jumat 11 Agustus 2018.

Usai mencuri dari bandara Seattle-Tacoma (Sea-Tac), pekerja sebuah maskapai itu kemudian menabrakkan pesawat tak berpenumpang ke tanah.

Pemerintah setempat mengesampingkan terorisme sebagai motif insiden tersebut. Disebutkan pula dua jet F-15 "tidak terlibat dalam jatuhnya pesawat."


"Seorang karyawan maskapai penerbangan melakukan lepas landas tanpa izin di atas pesawat yang tidak berisi penumpang di bandara utama di negara bagian Washington, Amerika Serikat barat laut," kata seorang pejabat bandara Sea-Tac di Twitter.

"Pesawat jatuh di Puget Sound selatan," ucap pernyataan resmi Bandara Sea-Tac, seperti dilansir dari UPI, Sabtu 11 Agustus. Operasional bandara kembali normal setelah sempat dihentikan sementara.

"Ini bukan insiden teroris. Ini adalah seorang pria yang coba bunuh diri. Kami tahu siapa dia. Tidak ada orang lain yang terlibat," kata Sheriff Pierce County.

Tersangka diidentifikasi sebagai seorang warga berusia 29 tahun asal Pierce County yang "bertindak seorang sendiri." Kantor Sheriff mengonfirmasi "tidak ada penumpang" dalam pesawat yang jatuh itu.

Video yang diambil seorang warga menunjukkan pesawat bergerak melingkar, lalu terbang rendah di atas badan air.

Maskapai Alaska Airlines mengatakan di Twitter bahwa pesawat itu adalah jenis Q400 turboprop milik Horizon Air.

Media lokal menyebut pelaku pencuri pesawat ini berprofesi sebagai teknisi.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id