Presiden AS Donald Trump sebelum meninggalkan Morristown, New Jersey, 7 Juli 2019. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Presiden AS Donald Trump sebelum meninggalkan Morristown, New Jersey, 7 Juli 2019. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

Disebut Tidak Becus, Trump Serang Balik Dubes Inggris

Internasional amerika serikat donald trump
Arpan Rahman • 08 Juli 2019 13:49
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang balik Duta Besar Inggris untuk AS Sir Kim Darroch yang menyebutnya sebagai sosok kepala negara yang "tidak becus."
 
Trump menyebut Dubes Darroch sebagai sosok yang tidak "bekerja dengan baik untuk Inggris." Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan seluruh jajaran pemerintah Negeri Paman Sam "tidak menyukai" Dubes Darroch.
 
Menurut bocoran komunikasi antara Dubes Darroch dan Kementerian Luar Negeri Inggris, disebutkan bahwa kepresidenan Trump dapat berakhir dengan sangat buruk dan memalukan. Bocoran percakapan tersebut awalnya dirilis oleh kantor berita The Daily Mail, dan juga diberitakan di CNN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami semua di sini tidak suka dengan pria (Dubes Darroch) itu, dan dia juga tidak bekerja dengan baik untuk Inggris. Jadi, saya sebenarnya paham mengenai masalah ini. Saya bisa saja mengatakan hal-hal (buruk) tentang dirinya, tapi saya memilih tidak melakukannya," ungkap Trump kepada awak media, dilansir dari AFP, Senin 8 Juli 2019.
 
Kemenlu Inggris mengaku akan menjalankan investigasi formal mengenai bocoran tersebut. Sementara Menlu Inggris Jeremy Hunt memilih tidak menjawab secara langsung mengenai isu kontroversial tersebut.
 
Baca:Dubes Inggris untuk AS Sebut Trump 'Tidak Kompeten'
 
"Merupakan hal penting untuk dikatakan bahwa dubes (Darroch) melakukan tugasnya sebagai dubes, yakni memberikan laporan jujur dan juga opini persoanl mengenai negara tempat dia ditugaskan. Merupakan tugas dia untuk mengirim laporan, tapi itu merupakan opini pribadinya, bukan dari pemerintah Inggris, bukan dari saya," sebut Hunt.
 
"Dan kami terus menganggap bahwa di bawah Presiden Trump, pemerintahan AS berjalan efektif dan menjadi sahabat Inggris di level internasional," lanjutnya.
 
Hal senada telah diungkapkan seorang sumber dari Kemenlu Inggris kepada CNN. Disebutkan bahwa tugas seorang dubes memang memberikan laporan jujur apa adanya mengenai negara tempat mereka ditugaskan.
 
"Publik Inggris mengharapkan para dubes memberikan penilaian jujur atas dunia politik di negara tempat mereka ditugaskan. Tapi pandangan mereka tentu saja bukan pandangan pemerintah. Tapi kami menggaji mereka untuk berkata jujur. Sama seperti Dubes AS di sini yang akan mengirimkan penilaiannya atas politik Westminster ke negaranya," ujar sumber tersebut.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif